PALU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memperkuat persatuan dan menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Arus Abdul Karim, saat memimpin rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Sulteng, Jumat (10/04) malam.

Rapat tersebut turut dihadiri Gubernur Sulteng Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, Wakil Ketua III DPRD Ambo Dalle, anggota DPRD, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen undangan lainnya.

Arus Abdul Karim menekankan bahwa usia ke-62 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan waktu yang tepat untuk menilai kembali perjalanan pembangunan daerah.

“Peringatan ini harus menjadi refleksi bersama. Kita telah melalui berbagai dinamika, mulai dari tantangan pembangunan hingga ujian bencana. Semua itu menjadi pelajaran penting untuk melangkah ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian pembangunan Sulawesi Tengah selama ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kolaborasi demi kemajuan daerah.

“Keberhasilan yang kita raih hari ini adalah hasil kerja bersama. Ke depan, kita harus semakin memperkuat komitmen agar pembangunan berjalan lebih merata dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas daerah sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, kita optimistis Sulawesi Tengah mampu menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tutupnya. ***