Hitung Cepat Web KPU untuk Pilpres di Sulteng Rancu, Banyak Suara Menggelembung

oleh -
Salah satu imputan hasil C1 dari TPS 20 Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, yang menggelembung pada website https://pemilu2024.kpu.go.id.

PALU – Website https://pemilu2024.kpu.go.id/  menampilkan hasil perhitungan cepat yang tidak masuk akal. Dimana jumlah suara masing-masing calon bila ditotal melebihi jumlah pemilih yang seharusnya ada dalam satu TPS.

Entah salah input ataupun kesengajaan, beberapa hasil rekapan di website ini tidak sesuai dengan Form C1 dari perhitungan di TPS. Rata-rata ‘kesalahan’ itu menggelembungkan suara dari Pasangan Capres Cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dari penelusuran MAL Online, pada pukul 17.11 WITA, ditemukan beberapa TPS yang rancu. Lokasi TPS itu diantaranya, TPS 20 Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Dalam web Anies  Baswedan –Muhaimin Iskandar mendapat 100 suara, Prabowo-Gibran 747 suara dan  Ganjar Pranowo-Mahfud MD, 5 suara.  Padahal dilihat dari hasil C1 yang dipindai, Anies-Muhaimin  memperoleh  100 suara, Prabowo-Gibran 117 suara, dan Ganjar-Mahfud  5 suara. Itu artinya dalam satu TPS terdapat lebih dari 1000 pemilih.

Kemudian, di Parigi Moutong,  TPS 2, Desa Pande, Kecamatan Moutong. Suara  pasangan nomor 01 25 suara, pasangan 02 482 suara  dan pasangan 03 26 suara. Padahal hasil sesungguhnya pada C1 ada perbedaan pada pasangan nomor 02, yaitu 182 suara bukan 482.

Masih di Kabupaten yang sama, TPS 4, Desa Ampibabo, Kecamatan Ampibabo. Suara Anies-Muhaimin 67, Prabowo-Gibran 447 dan Ganjar-Mahfud 4. Hasil sesungguhnya masih menguntungkan Prabowo-Gibran, padahal mereka mendapatkan 147 suara bukan 447. Sedangkan angka pasangan lainnya, sudah benar.

Kemudian lagi di Kabupaten Poso, di TPS 04 Wuasa, Lore Utara, juga terjadi perolehan suara tidak masuk akal. Prabowo-Gibran mendapatkan 678, sedangkan Anies-Muhaimin hanya 1 dan Ganjar Mahfud 14 Ganjar. Padahal, jumlah suara sebenarnya pada Prabowo-Gibran 178. Adapun dua pasangan calon lainnya sudah benar.

Di Kabupeten Morowali Utara, TPS 1 Desa Londi Kecamatan Mori Atas, tertera Prabowo-Gibran  446 suara. Adapaun Anies-Muhaimin 25 suara, Ganjar-Mahfud 36 suara. Suara sebenarnya pada C1 melenceng jauh, Prabowo-Giran 181 Anies-Muhaimin 26 suara dan Ganjar-Mahfud 31. Begitu juga di TPS 4 Bahometefe, Bungku Timur, Prabowo-Gibran  530 suara. Anies-Muhaimin 52 suara. Ganjar-Mahfud 9 suara. Ternyata berbeda pada C1 Anies-Muhaimin 62 suara, Prabowo-Gibran 190. Dan Ganjar-Mahfud 9 suara.

Kemudian di Donggala, TPS 1 Wani Tiga, Kecamatan Tanantove, Anies-Muhaimin  39, Prabowo-Gibran 497, dan Ganjar-Mahfud 10. Di sini lagi-lagi suara Prabowo membengkak, yang mana sebenarnya pada C1 197.

Lalu di Kabupaten Banggai pada TPS 1 Desa Hanga-Hanga, Kecamatan Luwuk Selatan Anies Muhaimin 49 suara, Prabowo-Gibran 838 suara dan Ganjar 10 suara. Sementara data C1  Prabowo-Gibran 171 suara, adapun dua pasangan lainnya tidak diubah. Di TPS 1 Desa Jole, Luwuk Selatan tertera Anies-Muhaimin 78 suara, Prabowo-Gibran  405 suara, dan Ganjar-Mahfud  9 suara.  Padahal suara Prabowo 105 suara, sedangkan dua lainnya tidak ada perubahan.

Masih di Banggai, TPS 2 Desa Toili Kecamatan Moilong, Anies-Muhaimin 25 suara, Prabowo-Gibran 746 suara, dan Ganjar-Mahfud 940. Perbedaannya cukup jauh dengan C1, dimana jumlah Anies-Muhaimin memang 25 suara, Prabowo-Gibran 216 dan sedangkan Ganjar-Mahfud mestinya cuma 10 suara.  

Meskipun Prabowo-Gibran diuntungkan dengan perolehan itu, di Kota Palu, terdapat dua TPS yang menguntungkan ketiganya. Walaupun Prabowo-Gibran tetap terjadi perubahan signifikan. Yaitu di Kota Palu, TPS 1 Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan. Suara Pasangan Nomor Anies Baswedan 850 suara, Prabowo 127 dan Ganjar 320. Padahal semestinya Anies-Muhaimin 90 suara, Prabowo-Gibran 128 dan Ganjar-Mahfud 20 suara.

Di Balaroa, Kecamatan Palu Barat, pada TPS 28 begitu juga. Anies mendapat 37 suara,  Prabowo 237, Ganjar 804.  Padahal suara sesungguhnya Anies-Muhaimin 78, Prabowo-Gibran 130 dan Ganja-Mahfud hanya 4 suara.

Hasil hitung cepat tersebut, didapatkan oleh tim media alkhairaat, pada pukul 17.11. Apabila tidak lagi diketemukan, maka telah terjadi proses perbaikan oleh KPU. Angka tersebut juga merupakan hitung cepat ala KPU, dan belum absah sebagai hasil Pemilu. Sebab hasil sesungguhnya pada real count yang juga akan dirilis oleh KPU pada website tersebut, pada tool menu “Rekapitulasi Hasil Pemilu” dan “Penetapan Hasil Pemilu”. (media alkhairaat)