DONGGALA – DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah (Sulteng) menunjuk Henri Kusuma Muhiddin menjadi Pelaksana tugas (plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Donggala.

Wakil Ketua DPD II Golkar Donggala, Bahtiar mengatakan, masa tugas Henri sebagai plt ketua dipastikan tidak akan sampai 5 tahun.

“Paling lama satu tahun saja,” katanya, Rabu (14/01).

Menurut Bahtiar, keputusan ini diambil DPD I guna memastikan roda organisasi partai berlambang pohon beringin itu berjalan dengan baik.

Ia menilai, keputusan tersebut merupakan wujud komitmen Partai Golkar untuk terus bergerak melayani masyarakat.

Ditunjuknya Henri sebagai plt ketua Golkar Donggala buntut dari kisruhnya Musda Golkar yang dilaksanakan pada 22 desember 2025.

Pada musda tersebut, tercatat tiga calon ikut bertarung, yaitu wakil bupati Taufik M Burhan, Subhi ketua DPD II Golkar incunbent, dan Muhammad Irvan.

Namun di tengah Musda, Subhi menyatakan mengundurkan diri sebagai salah satu calon.

Tetapi jalan mediasi antara Taufik M Burhan dan Muhammad Irvan tidak membuahkan hasil siapa yang menjadi pimpinan Golkar Donggala sehingga musda diambil alih oleh DPD I.