Hadianto: Semoga Peristiwa Pembunuhan di Sigi Tidak Terulang

oleh
Hadianto Rasyid-Reny Lamadjido dan beberapa pengurus DPD serta DPC Hanura, di salah satu Posko Pemenangan Hadi-Reny, di Samping Hotel Santika Palu, Sabtu malam (28/11). (FOTO: MAL/IRMA)

PALU – Rasa keprihatinan dan ucapan belasungkawa, disampaikan oleh calon Wali Kota Palu Hadianto Rasyid dan Wakil Walikota dr.Reny Lamadjido, atas peristiwa yang mengenaskan terjadi di Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah (Sulteng), Jum’at baru-baru ini.

Pesan belasungkawa itu disampaikan Hadianto-Reny dan beberapa pengurus DPD serta DPC Hanura, di salah satu Posko Pemenangan Hadi-Reny, di Samping Hotel Santika Palu, Sabtu malam (28/11).

Dengan mata berkaca-kaca dan suara serak terbata-bata Hadianto mengatakan, kita harus menyikapi peristiwa itu, dengan saling menjaga kebersamaan, persaudaraan, solidaritas dan harmonisasi.

“Dalam Islam mengajarkan kepada kita bahwa Islam itu agama yang rahmatan Lil alamin, yaitu agama yang merupakan bentuk rahmat dan rasa kasih sayang Allah SWT kepada seluruh alam semesta,” ujar Hadianto Rasyid.

Hadianto menyampaikan, peristiwa yang menyedihkan di Desa Lembantongoa Kab.Sigi itu di luar nalar dan pemikiran. Semoga tidak bterulang kembali.

“Saya dan dr. Reny Lamadjido menyatakan duka yang mendalam kepada Keluarga korban dan khususnya kepada keluarga besar gereja Bala Keselamatan,” ujarnya.

Menurut Hadianto, Allah SWT memberikan perbedaan itu dengan maksud saling mengoreksi, mengevaluasi, saling memperbaiki satu sama lain

“Hikmah dari perbedaan ini bisa kita ambil sebaik-baiknya. Karena agama juga tidak ada paksaan seperti ayat Laa Ikrahaa Fid Din, artinya tidak ada paksaan apapun dalam urusan agama,” ujar Hadianto.

Sementara itu Pdt Frits S. A Kandori yang ikut mendampingi Hadianto menyampaikan terimakasih yang tulus atas rasa empati dan dukungan moril dari Hadianto dan Reny lamadjido serta semua team dan relawannya,

“Hal ini akan memotivasi umat Kristiani untuk tetap bangkit dan memandang ke depan, karena masih banyak saudara-saudara kami yang memberikan perhatian bagi kami,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jum’at baru baru ini telah terjadi peristiwa tragis yang dilakukan oleh orang yang tidak dikenal (OTK) di desa Lembantongoa Kab. Sigi melakukan pengrusakan dan pembakaran 6 unit rumah serta pembunuhan sadis mengakibatkan 4 orang meninggal dunia.

Kontributor: Irma
Editor: Nanang

Donasi Bencana Sulbar