Habib Mustafa Berpesan Asatidza Jangan Suka Marah dalam Mengajar

oleh -
Habib Mustafa bin Saggaf Aljufri membawakan tausiyah dalam acara dzikir akbar dan doa bersama untuk Sulteng, di Jalan Mangga Palu, Senin (19/9). FOTO: IST

PALU – Pelaksanaan dzikir akbar dan doa bersama untuk Sulteng, yang dilaksanakan oleh Majelis Dzikir Syubbanul Khairaat, Senin malam (19/09) berlangsung khidmat.

Acara ini diawali dengan pembacaan tahlil yang diperuntukan pada Almukarram Almarhum Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, serta dilanjutkan pembacaan Ratibul Haddad dan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW.

Acara yang mengambil tempat di kediaman Habib Mustafa bin Saggaf bin Muhammad Aljufri di jalan Mangga Palu Barat itu, dihadiri para habaib, asatiza dan juga para santri Ponpes Putra Alkhairaat Pusat, serta masyarakat Kota Palu dan sekitarnya.

Habib Mustafa bin Saggaf bin Muhammad Aljufri dalam tausyiahnya menyampaikan bahwa, para ustad dan ustadza yang mengabdi mengajar untuk Alkhairaat, untuk selalu sabar dan pahala akan selalu turun kepadanya.

“Guru-guru juga jangan suka keras atau memarahi murid muridnya, karena hal itu kurang baik dan Almarhum Aba (Habib Saggaf) tidak mengajarkan hal tersebut pada santrinya,” ujar Habib Mustafa.

Dalam acara Dzikir tersebut, juga hadir Bupati Sigi Mohamad Irwan dan di kesempatan itu, dirinya menyampaikan ucapan terimakasih bisa bersama sama dalam Dzikir Akbar.

“Insya Allah kegiatan ini akan terus berlanjut dan silaturahim ini akan terus terbangun, dalam sebuah ikatan senandung kalimat dzikir,” singkatnya.

Sementara Habib Ahmad bin Muthahar Aljufri,Lc.,M.A dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa, pentingnya ilmu agama bagi setiap orang, sebab dengan adanya ilmu agama maka hal hal yang menjadi perintah agama akan dilaksanakannya.

Demikian pula apa yang menjadi larangan dalam agama, sehingga orang tua wajib menanamkan ilmu agama pada anak anaknya.

“Menanamkannya itu masukan ke madrasah madrasah atau ke pondo pondok pesantren,” kata menantu dari Habib Saggaf ini.

Dirinya juga menyerukan, untuk selalu cinta pada para Habaib, karena dengan kecintaan itu akan selalu timbul rasa untuk selalu dengan Allah SWT.

Sementara Dr. Habib Hasan bin Idrus Alhabsyi,Lc.MA menekankan akan pentingnya membaca Ratibul Haddad di setiap rumah. Sebab kata Habib Hasan, Ratibul ini merupakan kumpulan dzikir dan sholawat yang memiliki keutamaan yang dahsyat.

“Bila kita membaca Ratibul Haddad di rumah kita Insya Allah rumah dan keluarga kita akan selalu terjaga,” kata Habib Hasan.

Olehnya beliau mengajak para seluruh undangan dan juga semua umat Muslim untuk selalu bersholawat dan membaca Ratibul Haddad. Dzikir Akbar dan Doa Bersama untuk Sulteng tersebut, juga diramaikan dengan hiburan Musik Gambus Almufidah, dan di kesempatan itu pula Habib Mustafa memberikan ucapan selamat dan doa pada Mohamad Irwan yang bertepatan dengan hari lahirnya.

Reporter: Hady
Editor: Nanang