Guru Mulia, Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri Pulang ke Pangkuan Ilahi

oleh -
Jenazah Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri saat akan dibawa ke rumah duka. (FOTO: NANANG)

PALU – Innalillahi wa inna ilahi raji’un. Duka yang sangat mendalam menyelimuti seluruh umat Muslim, terkhusus Abanaulkhairaat. Ketua Utama Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri telah meninggal dunia. Habib Saggaf meninggal dunia di Rumah Sakit SIS Aljufri, sekira pukul 15.30, Selasa sore ini.

Ia menghembuskan nafas terakhirnya setelah beberapa hari menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Habib Saggaf akan dishalatkan di Lapangan Komplek Alkhairaat, tepatnya depan Gedung Almuhsinin, ba’da Zhuhur, dan dimakamkan di kompleks Makam Guru Tua (HS Idrus bin Salim Aljufri) bersebelahan dengan Makam Adiknya HS Abdillah Aljfuri, Rabu 4 Agustus besok.

Ketua Umum PB Alkhairaat yang juga adik dari almarhum, Habib Ali bin Muhammad Aljufri, membenarkan bahwa sang kakak telah berpulang ke Rahmatullah, sore tadi.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, termasuk pemerintah, Direktur Rumah Sakit SIS Aljufri dan Anutapura serta seluruh perawat yang sudah berupaya untuk kesembuhan Habib Saggaf,” katanya.

Habib Saggaf adalah cucu dari Pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri. Lahir pada 17 Agustus 1937 di Pekalongan.

Habib Saggaf adalah seorang ulama mahsyur di Indonesia Timur, khususunya di Sulawesi Tengah. Dalam sejarah Alkhairaat, ia memegang amanah sebagai Ketua Umum PB Alkhairaat pada tahun 1970. Lalu pada pada tahun 1975, Habib Saggaf menjadi Ketua Utama Alkhairaat menggantikan posisi ayahnya, HS Muhammad Aljufri. (NANANG/RIFAY)