PALU — Anwar Hafid mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi seluruh ASN Pemprov Sulteng, Jumat (20/02).

Menurut Anwar Hafid, pelayanan publik yang baik merupakan harapan utama masyarakat terhadap pemerintah.

“Berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, masyarakat kita ini tidak pernah minta macam-macam, hanya pelayanan kita yang harus lebih baik,” kata Anwar.

Ia menegaskan, kemajuan Sulawesi Tengah hanya dapat terwujud melalui kerja sama seluruh ASN. Sinergi dan kolaborasi dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Anwar Hafid juga menyampaikan harapan besar agar seluruh ASN terus meningkatkan pengabdian kepada rakyat, termasuk pasca kegiatan retret yang telah dilaksanakan sebelumnya.

“Harapan saya dari adanya retret kemarin agar kita bisa lebih baik dalam memberikan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Pada apel perdana di bulan Ramadan tersebut, Anwar Hafid juga menyoroti pentingnya pembaruan dan pembenahan pendataan di setiap instansi pemerintah. Ia menilai data yang rapi dan terstruktur merupakan fondasi utama pemerintah dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

“Kita harus semakin baik lagi, caranya kita benahi pendataan dan perbanyak inovasi serta kolaborasi,” tutur Anwar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 11 persen pada 2024 menjadi 10,55 persen pada 2026.

“Ada beberapa indikator dari BPS yg merilis beberapa data Alhamdulillah angka kemiskinan kita dari 2024 dari 11 persen sekarang turun 10,55 persen,” jelasnya.

Selain penurunan kemiskinan, indikator kesejahteraan masyarakat juga terlihat dari meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Data BPS menunjukkan IPM Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 72,82 persen atau meningkat 0,80 persen dibanding tahun sebelumnya.

“IPM kita juga naik walaupun tidak signifikan tapi tetap naik dibanding 2025 kemarin,” pungkas Anwar.**