PALU – Warga RT 03/RW 01 Kelurahan Tondo bekerja sama dengan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapatala) Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan aksi bersih-bersih pantai, Selasa (27/1).
Kegiatan ini menyasar sampah kiriman dari muara Sungai Palu yang terbawa arus dan terdampar di sepanjang bibir pantai Tondo.
Ketua RT 03, Subhan, menyampaikan apresiasi atas partisipasi warga dan mahasiswa yang menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kebersihan lingkungan.
Ia menekankan bahwa aksi ini juga mendukung program Pemerintah Kota Palu yang menaruh perhatian serius pada pemeliharaan lingkungan.
“Selain untuk kepentingan kesehatan warga, aksi ini juga bagian dari upaya mempertahankan status Kota Palu sebagai Kota Adipura,” kata Subhan.
Menurutnya pria yang akrab disapa Ebon itu, kegiatan bersih pantai tidak hanya bersifat sekali waktu. Warga RT 03 berkomitmen untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai budaya, melalui kerja bakti rutin serta pengawasan terhadap sampah di wilayah pesisir.
Selain itu, Ebon menekankan pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga agar tidak dibuang ke sungai maupun saluran air yang bermuara ke laut.
“Kami ingin kesadaran menjaga lingkungan terus tumbuh, menjadi kebiasaan sehari-hari demi lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Salah satu mahasiswa, Ahmad Fadli, menambahkan bahwa kolaborasi dengan warga setempat menjadi strategi penting dalam menjaga ekosistem pesisir.
Menurutnya, aksi gotong royong seperti ini tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga mendidik masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan secara berkelanjutan.

