POSO – Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatut Tholibin Poso menggelar acara Naflah Miladiyah atau peringatan hari lahir yang ke-2 tahun, yang dirangkaikan dengan wisuda tahfiz para santri.
Kegiatan ini mengusung tema “Bersama Mengukir Prestasi, Wujudkan Generasi Rabbani dan Berakhlak Qurani.”
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan salawat, serta penampilan kreasi seni dan keterampilan para santri.
Suasana berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur atas perjalanan dua tahun pesantren yang telah menunjukkan perkembangan signifikan.
Pimpinan Ponpes Nahdlatut Tholibin, Ustaz Sutami M. Idris, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas segala pencapaian ponpes yang terus berkomitmen mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang juga berakhlak mulia.
“Alhamdulillah, ini bentuk syukur dan muhasabah bagi kami semua. Dua tahun bukan waktu yang panjang, tapi kami berusaha maksimal untuk membentuk generasi muda yang cinta Al-Qur’an, berilmu, dan berakhlak mulia,” tuturnya, Kamis (17/7).
Sementara itu, Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Poso, Abdul Kahar Latjare, yang hadir mewakili Bupati Poso, dr. Verna GM Inkiriwang, memberikan apresiasi kepada Ponpes Nahdlatut Tholibin.
Ia menilai pesantren tersebut telah berkontribusi dalam membentuk generasi Qurani yang tidak hanya mendalami ilmu agama, namun juga memiliki semangat kebangsaan.
“Semoga Ponpes Nahdlatut Tholibin terus tumbuh menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dan moderat di Poso, yang sejalan dengan semangat Islam rahmatan lil alamin,” ujarnya.
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada santri berprestasi, tausiyah kebangsaan oleh tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Poso, serta doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan pondok pesantren.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, pengurus PCNU dan badan otonom (Banom), Komda Alkhairaat, Kemenag Poso, MUI Poso, organisasi kemasyarakatan Islam, para santri, wali santri, serta tamu undangan lainnya.