PALU – Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menaruh perhatian serius terhadap berbagai persoalan pertambangan di Kabupaten Banggai.
Hal itu ditunjukkan melalui pelaksanaan rapat dengar pendapat (RDP) sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait aktivitas perusahaan tambang di wilayah tersebut.
Rapat yang berlangsung di Ruang Baruga lantai III Kantor DPRD Sulteng, Rabu (25/02), dipimpin Ketua Komisi III Arnila Hi. Moh. Ali, kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris Komisi III Moh Sapri, serta dihadiri anggota komisi III lainnya.
Forum tersebut turut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Bupati Banggai, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Koordinator Inspektur Tambang Sulawesi Tengah, Cabang Dinas ESDM Wilayah IV, pihak perusahaan, serta perwakilan Aliansi Pemuda Peduli Lingkungan (PIMDA APPLI) Sulawesi Tengah.
Ketua Komisi III Arnila Hi. Moh. Ali, menegaskan, RDP ini merupakan wujud keseriusan DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan, sekaligus merespons aspirasi masyarakat yang terdampak aktivitas pertambangan.
“DPRD akan memastikan seluruh pihak terkait memberikan penjelasan secara terbuka dan komprehensif. Kepentingan masyarakat serta kepatuhan terhadap regulasi menjadi prioritas utama dalam pembahasan ini,” tegas Arnila.
Melalui rapat tersebut, Komisi III berupaya memperoleh gambaran menyeluruh atas persoalan yang dilaporkan masyarakat di Banggai.
DPRD juga mendorong adanya klarifikasi lengkap dari semua pihak guna merumuskan langkah tindak lanjut yang objektif dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain itu, DPRD menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara iklim investasi di sektor pertambangan dengan perlindungan lingkungan serta kepentingan masyarakat di wilayah terdampak.
Komisi III berharap RDP ini dapat melahirkan langkah konkret dan solusi berkeadilan, sehingga aktivitas pertambangan di Kabupaten Banggai dapat berjalan sesuai regulasi tanpa merugikan masyarakat maupun lingkungan sekitar. ***

