PALU – Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Tengah (FKUB Sulteng) melibatkan pemuda lintas agama dalam kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat dengan membagikan sebanyak 1.000 paket nasi dus kepada para pengguna jalan di Kelurahan Tatura Selatan, Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu, Selasa (10/3) sore.
Kegiatan sosial ini mendapat sambutan antusias dari para pemuda berbagai agama yang turun langsung ke jalan membagikan paket berbuka puasa kepada pengendara sepeda motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut. Selain itu, pengurus Masjid Daarul Naim juga turut menerima paket berbuka puasa.
Puluhan pemuda lintas agama bersama komunitas Pelopor Kerukunan Dunia Maya Pemuda Lintas Agama Sulawesi Tengah tampak kompak membagikan takjil kepada masyarakat. Aksi ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah.
Ketua FKUB Sulteng, Zainal Abidin, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini telah memasuki tahun keempat sejak pertama kali digelar pada 2023 lalu.
Menurutnya, kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan sejumlah politisi dan dermawan dari berbagai latar belakang agama. Beberapa di antaranya adalah Ketua DPRD Sulteng Arus Abdul Karim, pengusaha non-Muslim Hendry G. Lyanto atau yang dikenal dengan Ko Aceo, Rudy Chandra, serta dukungan dari Apotek Torayaku yang juga menjadi salah satu donatur serta sejumlah pengurus FKUB Sulteng.
Prof Zainal menilai keterlibatan para tokoh dan donatur dari berbagai agama ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tidak mengenal batasan keyakinan.
“Ini menjadi bukti bahwa kedermawanan dan rasa kepedulian tidak mengenal batasan agama,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan berbagi takjil lintas agama ini merupakan pertanda baik dalam upaya memperkuat nilai toleransi dan kerukunan di Sulteng.
“Ini pertanda baik bagi kita dalam rangka mewujudkan kerukunan dan toleransi di Provinsi Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

