PALU – Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Ridwan Mustapa, membuka Festival Zona Ekonomi Kreatif Perempuan Tawaeli yang mengusung tema “Maro-roa”, di Kelurahan Baiya, Kecamatan Tawaeli, Sabtu (28/11).

Festival ini digagas anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona yang pelaksanaannya dipercayakan kepada Dinas Pariwisata Kota Palu.

Turut hadir perwakilan OPD terkait, Camat Lurah, pelaku UMKM perempuan, komunitas kreatif, serta tokoh masyarakat setempat.

Mutmainah Korona menyampaikan, penyelenggaraan festival ini berangkat dari antusiasme, kecintaan, dan kekaguman terhadap kekayaan kuliner khas Taweli yang perlu terus diwariskan.

“Burasa Taweli ini berbeda. Bentuknya kecil, tebal, dan balutan daunnya membuat rasanya khas. Ini adalah kekayaan yang harus dijaga, diwariskan, dan diperkenalkan lebih luas,” ungkapnya.

Mutmainah berharap, festival ini dapat memperkuat identitas kuliner lokal sekaligus membuka peluang bagi perempuan pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Ridwan Mustapa, menyampaikan, Pemerintah Kota Palu sangat mendukung kegiatan yang mendorong pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari subsektor ekonomi kreatif yang berada di bawah pembinaan Dinas Pariwisata,” ujarnya

Dia menambahkan bahwa Tawaeli dikenal memiliki ciri khas kuliner yang kuat.

“Seperti yang kita ketahui bersama, Taweli punya kekhasan tersendiri. Jika kita mencari topu-topu atau lada-lada, semua pasti mengarah ke Taweli. Ini menunjukkan kuatnya identitas kuliner di wilayah ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Mustapa juga memberikan saran untuk pengembangan produk kuliner Taweli.

“Ke depan, akan lebih baik jika kemasannya dibicarakan lebih serius agar dapat dipromosikan lebih luas. Dengan kemasan yang baik, produk-produk ini bisa ditampilkan pada berbagai acara di Kota Palu,” tambahnya

Ridwan juga turut memberikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan festival yang setiap tahunnya mengusung tema berbeda.

Sebagai tanda dimulainya festival, dilakukan pemukulan gimba oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Palu, Ridwan Mustapa, didampingi Anggota DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona, camat dan lurah setempat.

Festival “Maro-roa” menghadirkan berbagai agenda seperti Pameran produk UMKM perempuan Taweli, Workshop peningkatan kapasitas, Talkshow pemberdayaan perempuan, Pertunjukan seni dan budaya lokal. ***