Dr. H. Nasir Mangngasing Dilantik Kembali sebagai Ketua STIA Pembangunan Palu, Fokus Buka Program S2

oleh -
Ketua Umum Yayasan Perguruan Tinggi Sulawesi Tengah, Devi Yuniarti Elyana Borman, resmi melantik Dr. H. Nasir Mangngasing, M.Si sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu untuk periode 2024-2028, Senin (30/5). Foto: Istimewa

PALU – Ketua Umum Yayasan Perguruan Tinggi Sulawesi Tengah, Devi Yuniarti Elyana Borman, resmi melantik Dr. H. Nasir Mangngasing, M.Si sebagai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu untuk periode 2024-2028. Pelantikan ini berlangsung pada hari Senin, di Aula STIA Pembangunan Palu, dihadiri oleh para pejabat, dosen, dan mahasiswa.

Ini merupakan kali kesekian Nasir memimpin STIA Pembangunan Palu. Dia dinilai mampu menjaga kestabilan internal dan membangun komunikasi baik dengan yayasan, sehingga kembali dipilih sebagai pimpinan tertinggi. Pada periode ini, Ketua Umum Yayasan, Devi Yuniarti Elyana Borman, menugaskan Nasir untuk membuka Program S2 pada tahun 2026, sebagai wadah lanjutan pendidikan bagi alumni dan masyarakat.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STIA Pembangunan Palu, AKP Musa Abdul Kadir, S.Sos., MM, menyatakan keyakinannya bahwa kampus akan semakin maju di bawah kepemimpinan Nasir yang berpengalaman. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga harmonisasi internal dan menyiapkan kader penerus dalam empat tahun mendatang, guna memastikan keberlangsungan dan perkembangan kampus, termasuk rencana pembukaan Program S2 dan S3.

Musa Abd Kadir mengatakan, kepiawaiaan Nasir dalam menjaga harmonisasi di internal pengelolah dan Yayasan harus tetap dijaga, mengingat kondisi dan tantangan kedepan tentu jauh berbeda dengan kondisi dan tantangan sebelumnya yang telah dilewati selama ini.

“Masalah kedepan tentu semakin kompleks seiring dengan tantangan dunia pendidikan yang juga semakin beragam, perguruan tinggi membutuhkan pemimpinan yang mampu menjawab tantangan itu. Pak Haji Nasir tepat untuk STIA Pembangunan Palu. Apalagi dikelilingi anak-anak muda yang hebat,” tegasnya.

Namun di sisi lain katanya, Nasir juga harus bisa menyiapkan kader dalam kurun waktu empat tahun kedepan. Mengingat kampus ini didirikan bukan hanya untuk dua atau tiga dekade saja, sehingga membutuhkan keberlanjutan kepemimpinan untuk memastikan keberlangsungan kampus ini.

Dengan visi tersebut, diharapkan STIA Pembangunan Palu dapat terus berkembang dan menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

Reporter: Irma/Editor: Nanang