PALU – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, HS. Mohsen Alaydrus, MM, menegaskan pentingnya akreditasi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu dan daya saing lembaga pendidikan Alkhairaat di Indonesia.
Hal ini ia disampaikan usai membuka kegiatan Sosialisasi Persiapan Akreditasi Satuan Pendidikan Alkhairaat se-Sulawesi Tengah yang digelar di Gedung PB Alkhairaat lantai II, Kamis (9/3) pagi.
Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Pendidikan, Membangun Budaya Mutu dan Meningkatkan Prestasi Alkhairaat untuk Masa Depan Gemilang dan Berdaya Saing”. Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari sekitar 50 madrasah dan juga diikuti secara virtual melalui zoom.
Saat dikonfrimasi, Ketum menekankan bahwa kesiapan menjadi faktor utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam memenuhi standar nasional pendidikan.
“Persiapan ini sangat penting, karena salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah kesiapan, terutama dalam menjamin mutu pendidikan,” ujarnya.
Ketum juga menjelaskan bahwa akreditasi merupakan instrumen penting dalam menjamin kualitas lembaga pendidikan sekaligus meningkatkan reputasi di mata masyarakat. Melalui akreditasi kata ketum, memberikan jaminan mutu sekaligus membangun reputasi lembaga Pendidikan di lingkungan Alkhairaat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi kunci dalam menarik minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di lembaga pendidikan Alkhairaat. Hal ini tidak terlepas dari standar kualitas yang dimiliki sekolah atau madrasah.
“Ini yang akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat, kualitas mutu menjadi penjamin, baik bagi lembaga pendidikan maupun bagi masyarakat. Orang tua akan memilih sekolah yang memiliki kualitas yang jelas,” tambahnya.
Ketum Mohesn juga menegaskan bahwa akreditasi menjadi alat evaluasi bagi sekolah untuk mengukur kekuatan dan kelemahan. Sekaligus kata dia untuk mendorong perbaikan berkelanjutan, baik dari sisi sarana prasarana, kurikulum, pembelajaran, maupun tenaga pendidik.
Ketum menyebutkan bahwa minimal terdapat sejumlah standar nasional pendidikan yang harus dipenuhi oleh setiap lembaga pendidikan guna mencapai kualitas yang diharapkan.
Selain itu, ia menilai akreditasi juga berdampak pada kemudahan akses terhadap dukungan pemerintah, baik dalam bentuk program maupun bantuan anggaran.
“Sekolah yang memiliki standar mutu yang baik akan lebih mudah mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah,” katanya.
Lebih lanjut, Mohsen menyoroti pentingnya daya saing lulusan sebagai output dari sistem pendidikan. Menurutnya, lembaga pendidikan dengan akreditasi tinggi akan lebih dipercaya dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Lulusan yang dihasilkan diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan, baik di dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.
Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya transformasi digital sebagai bagian dari standar kualitas pendidikan di era modern. Sekolah yang mampu mengembangkan layanan berbasis digital dan membangun jejaring kerja sama akan memiliki keunggulan yang kompetitif.
Ia berharap kegiatan sosialisasi ini dapat menentukan langkah dalam memperkuat strategi peningkatan mutu pendidikan Alkhairaat, sekaligus memperjelas arah kebijakan PB Alkhairaat dalam membangun pendidikan yang unggul dan berdaya saing.
“Kita berharap akreditasi menjadi bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan Alkhairaat,” pungkasnya.

