PARIMO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) prioritaskan sarana dan prasarana (Sapras) bagi Sekolah Satu Atap (Satap) di wilayah itu pada tahun 2024 mendatang.
“Untuk usulan tahun depan kami lebih memfokuskan ke Satap, tapi kami juga tidak menyampingkan sekolah reguler yang tingkat kerusakannya wajar,” ungkap Kabid Manejemen SMP, Intije Pina, ditemui, Rabu (29/03).
Ia mengatakan, agar usulan tersebut bisa terarah pihaknya melakukan pendampingan bagi 57 Kepala sekolah dan operator, dalam mengupdate data kedalam data pokok kependidikan (Dapodik). Sebab untuk mengambil data Sapras pendidikan cat offnya tertanggal 31 Maret.
Sebelum masuk waktu ditentukan, pihak sekolah sudah mengupdate dapodik yang sudah diverifikasi dan divalidasi untuk bantuan Sapras pendidikan ditahun 2024.
Ia mengaku, untuk Sapras Satap masih terbilang minim, ditambah perkembangan saat ini jumlah sisa di sekolah tersebut mencapai kurang lebih 160 orang. Padahal ukuran pemenuhan Satap itu maksimal kebutuhan peserta didik mencapai 70 orang.
“Dalam satu Satap itu ruangan kelasnya itu hanya berjumlah tiga ruang saja, tidak ada penambahan ruang kelas, padahal jumlah siswa setiap tahun mengalami peningkatan,” jelasnya.
Kata dia, untuk jumlah siswa Satap terbanyak terdapat di empat kecamatan, yakni Ampibabo, Tinombo Selatan, Taopa dan Moutong sementara untuk wilayah Palasa terdapat tiga Satap dan satu terpencil yang sudah mendapat bantuan terlebih dahulu.
Sementara untuk tahun 2023 ini, sekolah untuk usulan dan disetujui untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) ada 16 sekolah.
Menurut dia, usulan DAK tahun ini berdasarkan penilaian kementerian tidak ada lagi Ruang Kelas Baru (RKB), karena berdasarkan rasio bangunan dan siswa tidaklah sebanding.
“Lebih banyak rasio bangun dari pada rasio siswa, seperti contoh ada salah satu sekolah jumlah ruangannya ada sebanyak 12 ruang, sementara yang terpakai hanya delapan ruang saja,” terangnya.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil perhitungan kementerian berdasarkan dapodik ditotal jumlah siswa Parimo dengan jumlah ruang untuk sekolah reguler, untuk itu pihaknya lebih memfokuskan ke sekolah Satap.
Reporter: Mawan
Editor : Yamin

