Desa Sendana Gelar Liga Dangdut, Seluruh Pendapatan Tiket untuk Bangun Masjid

oleh -
Kades Sendana Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parimo Mahyuddin (kanan), didampingi Ustad Idris pengasuh Pondok Pasantren Alkhairaat Kecamatan Tada, saat melihat langsung pembangunan masjid Miftahul Khair di desa tersebut. Foto: Istimewa

PALU – Pemerintah Desa Sendana, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong menggelar lomba Liga Dangdut (LIDA) Top 10. Lomba ini dilaksanakan sejak awal Januari dan akan berakhir Sabtu (27/1) besok.

Kepala Desa (Kades) Sendana, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parimo, Mahyuddin semua hasil pendapatan penjualan tiket pada lomba itu, akan disumbangkan untuk pembangunan Masjid Miftahul Khair desa tersebut.

Mahyudin, mengatakan, malam Grand Final LIGA Dangdut Sendana, akan berlangsung besok malam dimulai pukul 20.00. Final ini untuk penentuan juara 1,2 dan 3.

” Alhamdulillah animo masyarakat yang menonton lomba Lida’s Liga Dangdut ini sangat luar biasa. Kenapa saya katakan begitu, karena setiap malam penonton yang hadir sangat membludak mencapai ribuan setiap malamnya.

“Malam biasa harga tiket masuk 5 ribu perorang, malam grand final 10 ribu perorang. Insya Allah semua pendapatan dari penjualan tiket ini saya akan sumbangkan pada panitia pembangunan mesjid Miftahul Khair,” ujar Mahyuddin kepada media ini, Sabtu (26/1).

Pemenang ini dibagi dalam 11 nominasi, yaitu; kontestan terunik, kontestan terheboh, kontestan tersolid, penampilan terbaik, Rocker lida’s, cengkok Melayu terbaik, kontestan kostum terbaik, kontestan tibre terbaik, pendukung terheboh, pendukung tersolid, dan manager terbaik.

Sementara, Juara 1 dengan hadiah motor dengan nilai Rp.20.000.000 yang disumbangkan langsung oleh ketua DPRD Parigi Moutong Sayutin Budianto, Juara 2 kulkas senilai Rp.10.000.000, Juara 3 TV dgn nilai Rp.7.000.000, Juara 4 Rp 5.000.000, Juara 5 Rp 3.000.000, Juara 6 Rp 2.000.000, Juara 7 Rp.1.500.000, Juara 8 Rp 1.500.000, Juara 9 Rp 1 000.000, dan Juara 10 Rp 1.000.000

Reporter: IRMA
Editor: NANANG