PALU- Badan Kehormatan (BK) Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong program pelaksanaan tes urine bagi seluruh anggota dewan, demi menjaga harkat, martabat , dan marwah anggota dewan di mata masyarakat.
Ketua BK DPRD Sulteng Musliman menjelaskan, tingginya angka penyalahgunaan narkotika di Sulteng, menjadi salah satu kekhawatiran, narkotika tidak hanya terjadi pada masyarakat umum, tetapi berpotensi menyentuh kalangan anggota DPR.
” Sebagai langkah preventif dan komitmen moral, direncanakan pelaksanaan tes urine bagi anggota dewan dalam waktu dekat,” kata Musliman di Palu, Sabtu.
Ia mengatakan, hal tersebut guna memastikan para wakil rakyat bersih dari penyalahgunaan narkotika, serta menjadi teladan masyarakat.
Agar kehormatan tetap terjaga kata dia, maka etika,moral dan kode etik harus ditegakkan secara konsisten. Penyalahgunaan narkotika , perselingkuhan, mencoreng nama lembaga, atau pelanggaran etika lainnya. Semua memiliki mekanisme penanganan melalui tata tertib, kode etik, dan tata cara beracara berlaku.
Ia mengatakan, selain pengawasan, pembinaan mental dan spiritual juga penting, sebagai upaya membangun integritas dan kesadaran moral anggota dewan.
” Hal ini penting, sebab citra DPRD selama ini kerap mendapat stigma negatif, seperti dianggap tidak menepati janji atau kurang responsif terhadap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

