PALU- Walikota Palu Hadianto Rasyid secara resmi membuka lomba Seni budaya Islam, dengan total hadiah Rp 30.000.000 pada Ramadan Festival 2026, di Halaman Masjid Jami An- Namirah, Jalan Lagarutu, Kelurahan Tanamodindi, Kota Palu, Selasa malam.
Kegiatan tersebut, diselenggarakan oleh PT Citra Palu Minerals (CPM) kolaborasi bersama Remaja Islam Masjid (Risma) Nurul Jannah Tanamodindi, berlangsung mulai Selasa 3 – Kamis 12 Maret 2026.
Walikota Palu Hadianto Rasyid merasa
bersyukur anak-anak punya inisiatif melaksanakan kegiatan positif, seperti dikutip “Barang siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah haramkan jasadnya masuk neraka”.
“Jadi, kegiatan ini menunjukkan bahwa kita bergembira, menyambut Ramadan ini dengan penuh sukacita,” katanya
Ia mengatakan, memang harus kita dukung anak-anak kita,agar supaya mereka terarah. Dan moga-moga menjadi jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala untuk menurunkan berkah kepada kita semuanya.
Superintendent PPM/CSR PT CPM, Rahyunita Handayani, event lomba seni budaya Islam tersebut merupakan kolaborasi perusahaan bersama Risma yang diikuti tidak hanya Risma se-Kota Palu, tapi dari luar kota seperti Kabupaten Sigi, Parigi Moutong.
“Masyarakat antusias mendaftar dengan adanya lomba,” ujarnya.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut salah satu bentuk Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang sosial penguatan keagamaan.
Selama Ramadan kata dia, pihaknya menyelenggarakan berbagai kegiatan diantaranya, pasar murah, berbagai anak yatim dan kaum dhuafa.
“Kami berharap kegiatan ramadan seperti ini menjadi event tahunan dan berpindah-pindah dari kelurahan satu dan lainnya,” ujarnya.
Ketua Panitia Faruq Feral Zidan mengatakan, lomba seni budaya Islam diikuti sekitar 230 peserta berasal Risma Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong, dengan kategori lomba diantaranya, kebudayaan Kreasi, Musik Zapin Putra/ putri, busana muslim, dan lain-lain.
“Tujuan dari lomba diantaranya mengenalkan seni budaya Islam kepada masyarakat, mempererat tali silaturahmi sesama pengurus Risma Masjid se-Kota Palu dan sekitarnya,” ujarnya.
Selanjutnya kata dia, menjadikan risma sebagai wadah bagi remaja dan mengekspresikan bakat dan kreativitas khususnya dalam bidang seni dan dakwah.
Dan mempererat persaudaraan Islamiah dalam hubungan masyarakat.***

