PARIMO – Bupati Parigi Moutong (Parimo), Erwin Burase, menggelar konsultasi publik penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat.

Kegiatan yang mencakup zona satu, meliputi wilayah Kecamatan Moutong hingga Tinombo Selatan, berlangsung di kediaman Bupati di Kecamatan Mepanga, Senin (21/7).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa konsultasi publik ini bukan sekadar kegiatan formalitas teknis, tetapi momen penting untuk menyelaraskan visi, sasaran, dan strategi pembangunan daerah secara partisipatif dan responsif.

“Kegiatan ini bertujuan menyerap langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan jangka menengah yang partisipatif, responsif, dan kontekstual,” ujar Erwin Burase.

Ia menambahkan, pembangunan daerah merupakan proses berkelanjutan yang memerlukan fondasi kuat dan komitmen bersama.

Dokumen RPJMD, menurutnya, tidak hanya menjadi pedoman perencanaan, tetapi juga tolok ukur kinerja pemerintah daerah yang berbasis aspirasi masyarakat.

“RPJMD ini bukan sekadar dokumen, tetapi komitmen bersama untuk membangun Parigi Moutong berdasarkan potensi dan permasalahan riil di lapangan,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga tingkat desa demi menciptakan perencanaan yang terarah dan konsisten.

Kegiatan ini turut dihadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat dari wilayah utara Parimo. Mereka berperan aktif dalam diskusi dan menyampaikan masukan konstruktif untuk pembangunan daerah ke depan.

“Saya minta forum ini dimanfaatkan sebaik mungkin. Berikan masukan dan saran konstruktif agar dokumen ini benar-benar merepresentasikan aspirasi seluruh masyarakat Parigi Moutong,” pungkasnya.