DONGGALA – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid dan Wakil Gubernur (Wagub), Reny Lamadjido bersama rombongan, melakukan kunjungan kerja di Kantor Bupati Donggala, Kelurahan Gunung Bale, Jumat (27/02).
Bagi Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, kunjungan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
“Melalui rapat kerja ini dapat dirumuskan langkah-langkah konkret yang terintegrasi dan terukur, sehingga tercipta harmonisasi perencanaan dan penganggaran yang efektif dan efisien,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Vera Elena Laruni memaparkan capaian pembangunan daerah sekaligus dukungan terhadap sembilan program prioritas BERANI Pemprov Sulteng.
Menurutnya, sejumlah indikator makro pembangunan Kabupaten Donggala menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
“Pertumbuhan ekonomi Donggala tercatat sebesar 4,15 persen pada triwulan III tahun 2025. Pemerintah daerah optimistis angka tersebut dapat meningkat menjadi 4,8 persen pada tahun 2027 mendatang,” ungkap Vera.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Donggala juga mengalami peningkatan dari 65,72 poin pada tahun 2021 menjadi 69,23 poin pada tahun 2025.
Vera juga menyebut bahwa angka kemiskinan berhasil ditekan dari 16,73 persen pada tahun 2021 menjadi 14,66 persen pada Maret 2025, dengan target penurunan hingga 13,32 persen pada tahun 2027.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 3,5 persen pada tahun 2021 menjadi 2,78 persen pada tahun 2025.
“Capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta kolaborasi lintas sektor di daerah,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemkab Donggala berkomitmen mendukung prioritas pembangunan provinsi, terutama dalam penurunan kemiskinan, penguatan ekonomi kelautan dan perikanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta transformasi pendidikan dan kesehatan.
Sebagai bentuk implementasi program BERANI, Pemkab Donggala telah menjalankan sejumlah program, di antaranya gerakan wajib belajar pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C.
Selain itu, pemberian seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, peningkatan layanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, serta program pencegahan stunting melalui pembagian ikan kepada masyarakat.
“Kami juga telah memperkuat pembangunan infrastruktur dasar, gerakan tanam jagung dan cabai untuk mendukung ketahanan pangan, serta program keagamaan seperti satu desa satu hafiz Al-Qur’an dan Gerakan Siswa Cinta Masjid,” pungkasnya. ***

