PALU – Balai Pegawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palu, mengisi HUT ke-25 dengan gerakan nasional penanaman 1 juta pohon, Jumat (13/02) di Taman Hutan Raya (Tahura) Kapopo Sulawesi Tengah.

Kegiatan yang berpusat di Arboretum Tahura Kapopo dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Kehutanan, Tahura Sulteng, pemerintah desa, Kelompok Tani Hutan, karang taruna, LSM, sekolah dan komunitas lingkungan, hingga masyarakat setempat.

“Aksi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 25 tahun Balai POM sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim,” ujar Kepala BPOM Palu, Mardianto.

Kata dia, peringatan seperempat abad ini menjadi momentum refleksi perjalanan lembaga dalam menjalankan tugas pengawasan obat dan makanan, sekaligus memperluas peran sosial melalui kepedulian terhadap lingkungan.

Ia menegaskan bahwa kesehatan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kelestarian alam.

“Lingkungan yang sehat akan mendukung kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” harapnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan program dan kebijakan BPOM yang mendorong seluruh unit pelaksana teknis untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

Kepala UPT Tahura Sulteng, Edy Sitorus menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan BPOM Palu.

“Semoga di.masa-masa mendatang Balai POM terus bekerja.sama dengan Tahura Sulteng dan dapat menjadi contoh bagi lembaga lainnya untuk berbuat dan bergerak bersama dalam gerakan menanam pohon,” pungkasnya.