PALU – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu menggelar kegiatan asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti narkoba di salah satu hotel di Palu, Rabu (11/03).
Kegiatan bertema “Melalui Penguatan, Tingkatkan Partisipasi dan Peran Aktif Relawan dalam Program P4GN” itu dalam rangka pembentukan relawan anti narkoba di Kota Palu.
Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Asri L Sawayah yang hadir sebagai salah satu narasumber, menyampaikan bahwa ada tiga pencegahan yang dapat dilakukan dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba, antara lain pencegahan primer, pencegahan sekunder, dan pencegahan tertier.
Dia menjelaskan, pencegahan primer dilakukan kepada orang-orang yang belum mengenal narkoba serta komponen masyarakat yang berpotensi dapat mencegah penyalahgunaan narkoba.
“Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam upaya pencegahan primer ini antara lain penyuluhan tentang bahaya narkoba, penerangan melalui berbagai media tentang bahaya narkoba, ataupun pendidikan tentang pengetahuan narkoba dan bahayanya,” terangnya.
Sementara untuk pencegahan sekunder, lanjut dia, dilakukan kepada orang yang sedang coba-coba menyalahgunakan narkoba serta komponen masyarakat yang dapat berpotensi membantu agar berhenti dari penyalahgunaan narkoba.
“Upaya kita dalam pencegahan sekunder ini bisa dengan deteksi dini anak yang menyalahgunakan narkoba, konseling, bimbingan sosial melalui kunjungan rumah, life skills, dan lainnya,” bebernya.
Lebih lanjut Asri mengatakan, untuk pencegahan tertier, dilakukan kepada orang yang sedang atau pernah menggunakan narkoba serta komponen masyarakat yang berpotensi dapat membantu agar berhenti dari penyalahgunaan narkoba dan membantu korban untuk menghindari.
Menurutnya, hal-hal yang dapat dilakukan dalam pencegahan tertier ini, antara lain konseling dan bimbingan sosial kepada pengguna dan keluarga serta lingkungannya, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi mantan pengguna agar mereka tidak kembali menjadi pengguna.
“Oleh karena itu, setiap pihak maupun dinas terkait harus bersama-sama BNN untuk memberantas peredaran narkoba di Kota Palu. Kita harus lakukan secara intens khususnya di sekolah-sekolah. Maka perlu juga dicanangkan Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba),” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekkot mengusulkan agar BNN ikut serta memberikan materi pada setiap kegiatan Pelatihan Dasar Kepemimpinan (PKD) Risma se-Kota Palu agar penyuluhan tentang bahaya narkoba tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat. (HAMID)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.