PALU – Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama sejumlah mitra kerja dan organisasi perangkat daerah menandatangani kesepakatan bersama untuk memperkuat pelaksanaan program pembangunan keluarga, di Ruang Pola kantor BKKBN Sulteng, Senin (6/4).

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Penguatan dan Sinergitas Kemitraan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dan Lansia Berdaya (SIDAYA) tingkat provinsi.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulteng, Tenny C. Soriton, menegaskan bahwa komitmen bersama ini penting untuk memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Keberhasilan program pembangunan keluarga tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi yang berkelanjutan serta komitmen bersama dari seluruh mitra,” ujarnya.

Penandatanganan kesepakatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam pembangunan keluarga di Sulteng.

Ketua Panitia Pelaksana, Suryani, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterlibatan dan komitmen para stakeholder dalam menjalankan program prioritas, khususnya TAMASYA, GATI, dan SIDAYA.

Selain penandatanganan komitmen, kegiatan juga diisi dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber, antara lain Tim Penggerak PKK Sulawesi Tengah, Dinas P2KBP3A Kabupaten Banggai, serta Tim Kerja KSPK BKKBN Sulteng.

Materi yang disampaikan mencakup strategi implementasi program serta penguatan peran mitra di lapangan. Melalui kesepakatan yang telah ditandatangani, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan mempercepat pencapaian program pembangunan keluarga yang berkualitas dan sejahtera di Sulteng.