PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menempatkan program Berani Harmoni sebagai langkah strategis untuk memperkuat Koperasi Merah Putih (KMP) sekaligus melahirkan wirausaha baru di daerah. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Anwar Hafid dalam pertemuan bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah, Sumarno, beserta jajaran di ruang kerjanya, Kamis (18/2).

Dalam pertemuan itu, dibahas perkembangan Koperasi Merah Putih, kesiapan lahan pembangunan gerai koperasi, serta strategi konkret menghadirkan pelaku usaha baru melalui program Berani Harmoni sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Berani Harmoni dirancang sebagai program terpadu yang menyinergikan penguatan koperasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penciptaan lapangan kerja. Melalui program ini, pemerintah tidak hanya mendorong koperasi agar lebih kuat dan profesional, tetapi juga menyiapkan wirausaha baru yang mampu bersaing dan mandiri.

Dalam waktu dekat, Pemprov Sulawesi Tengah akan menggelar pelatihan bagi calon wirausaha baru yang terintegrasi dengan pengembangan koperasi. Langkah ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam membuka peluang kerja sekaligus memperkuat struktur ekonomi masyarakat.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya evaluasi dan pengelolaan koperasi secara berkelanjutan agar mampu tumbuh secara profesional dan berdaya saing. Pelaksanaan program Berani Harmoni akan dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sektor swasta, BUMN, dan BUMD.

Melalui sinergi tersebut, Berani Harmoni diharapkan menjadi payung besar yang menyatukan koperasi, dunia usaha, dan pemerintah dalam mendorong kemajuan ekonomi Sulawesi Tengah.***