PALU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan santunan biaya pengobatan kepada para mustahik yang tengah menjalani perawatan di kelas III, di tiga rumah sakit besar di Kota Palu.
Penyaluran bantuan tersebut, menyasar total 30 orang pasien, dengan rincian masing-masing 10 orang di RSUD Undata, 10 orang di Rumah Sakit Tentara (Rumkit) Wirabuana, dan 10 orang di RSUD Anutapura Palu. Setiap pasien menerima santunan tunai sebesar Rp500.000.
“Pemberian bantuan yang dilaksanakan pada hari Kamis 15 Januari 2025 itu. Seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Sulteng hadir langsung dalam penyerahan itu,” kata Ashari, wakil ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Sulteng, Jum’at (16/01).
Unsur pimpinan tersebut yakni; Hatamuddin Thamrin, Ketua BAZNAS Sulteng dan Masdiana Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, Umum, dan SDM.
Ketua BAZNAS Sulteng, Hatamuddin Thamrin menyampaikan bahwa, program ini merupakan bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS untuk sektor kesehatan. Ini juga lanjutnya, sebagai rangkaian HUT BAZNAS ke 25 yang akan dilaksanakan secara Nasional yang jatuh pada hari Sabtu 17 Januari 2026.
“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan biaya operasional keluarga pasien selama masa perawatan di rumah sakit. Ini adalah amanah dari para muzaki yang kami salurkan langsung kepada mereka yang berhak (mustahik),”kata Hatamuddin.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan langsung kepada pasien atau keluarga pasien di ruang rawat inap kelas III. Kehadiran para pimpinan BAZNAS ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril agar para pasien tetap semangat dalam menjalani proses pemulihan.
Lanjut Hatamuddin, Program santunan kesehatan ini merupakan agenda rutin BAZNAS Sulteng dalam rangka memastikan kehadiran negara dan umat bagi warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi di tengah kondisi sakit.

