PALU-Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026 resmi dibuka pada apel siaga digelar di halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Jumat (13/3).

Kegiatan tersebut menjadi tanda dimulainya kesiapsiagaan Basarnas dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Apel pembukaan diikuti oleh seluruh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, anggota Saka SAR, serta perwakilan dari PT AKM Palu. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kedaruratan selama masa perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu membacakan sambutan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Disampaikan bahwa, Siaga SAR Khusus Lebaran merupakan agenda rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun demikian, pelaksanaannya tidak boleh berjalan secara monoton, melainkan harus terus mengalami peningkatan kualitas dari tahun ke tahun.

“Siaga SAR Khusus Lebaran merupakan agenda rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun agenda ini tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata. Kita harus terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mengupayakan tercapainya zero accident dalam pelaksanaannya, mengingat tantangan dan permasalahan dihadapi setiap tahun bisa berbeda,” kutipan sambutan Kaban dibacakan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kesiapan sumber daya, baik personel maupun sarana dan prasarana, harus terus ditingkatkan. Selain itu, kolaborasi dan sinergi dengan instansi terkait serta masyarakat potensi SAR menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran.

Usai pelaksanaan apel, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal mengatakan, pihaknya telah menyiapkan seluruh personel berjumlah 114 orang tersebar di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Pos SAR, serta Unit Siaga SAR di wilayah kerja.

“Sebanyak 114 personel telah kami siapkan secara maksimal, baik berada di Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Pos SAR maupun Unit Siaga SAR. Seperti tahun-tahun sebelumnya, personel juga ditempatkan di titik-titik keramaian arus mudik seperti di bandara, terminal, pelabuhan, serta jalur Trans Sulawesi,” ujarnya.

Siaga SAR Khusus Lebaran Tahun 2026 tersebut berlangsung mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026, guna memastikan kesiapsiagaan Basarnas dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Di akhir keterangannya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama melakukan perjalanan mudik.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat melaksanakan perjalanan mudik agar selalu memperhatikan faktor keselamatan, mempersiapkan kondisi fisik, serta mematuhi aturan  berlaku demi kelancaran dan keselamatan bersama,” tutupnya.***