PALU – Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sulteng, Hj Ramiyatie, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan siber selama libur Hari Raya.

Momentum liburan dianggap kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan digital untuk melancarkan aksinya.

Ramiyatie menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Jangan membagikan data pribadi atau data penting lainnya seperti User ID, Password, PIN, OTP dan nama ibu kandung kepada siapapun,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang kini semakin beragam dan meyakinkan.

“Jangan meng-klik tautan mencurigakan dari WhatsApp, SMS maupun email yang mengatasnamakan instansi tertentu. Modusnya bisa berupa APK palsu, pembaruan data KTP digital, tagihan pajak, hingga customer service palsu, tukar poin, hadiah undian dan promo,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat diminta untuk memastikan seluruh transaksi perbankan dilakukan melalui kanal resmi guna menghindari risiko kebocoran data.

“Pastikan bertransaksi hanya melalui ATM dan aplikasi resmi Bank Sulteng Mobile,” tambahnya.

Ramiyatie juga menekankan pentingnya penggunaan perangkat dan jaringan yang aman saat bertransaksi.

“Hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik atau perangkat bersama saat melakukan transaksi keuangan,” katanya.

Ia turut mengimbau nasabah agar selalu memantau aktivitas transaksi secara berkala sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kejahatan.

“Periksa detail sebelum bertransaksi, aktifkan notifikasi, dan segera laporkan jika ada aktivitas mencurigakan kepada pihak Bank Sulteng,” tegasnya. ***