Balai Bahasa Sulteng Gelar Bimtek Penyusunan Bahan Ajar untuk Penutur Asing

oleh -
Foto bersama peserta bimtek penyusunan BIPA (FOTO: DOK. HUMAS BALAI BAHASA SULTENG)

PALU – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Bermuatan Kearifan Lokal Sulteng, di salah satu hotel, di Kotaa Palu, Senin sampai Rabu (20-22/03).

Bimtek tersebut bertujuan menghasilkan bahan ajar yang dapat membantu proses pembelajaran bahasa Indonesia, sekaligus mengenalkan ciri khas etika dan kebudayaan masyarakat Sulteng kepada penutur asing.

Tampil sebagai narasumber, Kepala Balai Bahasa Sulteng, Asrif bersama dua orang lainnya, yakni pegawai Pusat Penguatan dan Pemberdayaan Bahasa (Pustanda), Ferry Yun Kurniawan dan Ketua Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Cabang Sulteng, Asrianti.

Menurut Asrif, program BIPA perlu dilaksanakan karena Sulteng merupakan provinsi dengan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) terbanyak di Indonesia.

“Data Kementerian Ketenagakerjaan pada November 2022 menunjukkan bahwa TKA di Sulawesi Tengah berjumlah 10.803 orang. Oleh sebab itu, kita menggandeng Pustanda untuk membantu mendorong perusahaan-perusahaan asing agar mengikutsertakan TKA ke program BIPA,” katanya dalam sambutannya.

Asrif menambahkan, bahwa selama tiga hari, para peserta akan dibimbing oleh narasumber-narasumber agar mampu menyusun buku ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bermuatan kearifan lokal Sulteng, kurikulum BIPA bagi TKA, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL) BIPA.

“Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat membuat bahan ajar BIPA yang memuat kearifan lokal Sulawesi Tengah serta sesuai dengan kebutuhan dan konteks pemelajar BIPA,” imbuh Asrif.

Reporter : Iker
Editor : Rifay