Anggota PPS Dituntut Miliki Peran Manajerial

oleh -
Ketua KPU Kota Palu, Idrus, saat melantik 138 anggota PPS se-Kota Palu, Ahad (26/05). (FOTO: IST)

PALU – Sebanyak 138 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Ketua KPU Kota Palu, Idrus, di salah satu hotel, di Kota Palu, Ahad (26/05).

138 anggota PPS tersebut, terdiri dari Ketua KPU Palu, Idrus menjelaskan, 138 anggota PPS itu terdiri dari 67 laki-laki atau 49 persen dan 71 perempuan atau 51 persen. Beberapa anggota PPS yang dilantik tersebut merupakan mantan penyelenggara pada Pemilu 2024 lalu.

Ratusan PPS yang dilantik ini akan bertugas pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024 ini. Setelah dilantik, ratusan anggota PPS tersebut juga menandatangani pakta integritas, sekaligus mengikuti bimbingan teknis (bimtek).

Ketua KPU Kota Palu, Idrus, menekankan kepada para anggota PPS, bahwa tugas mereka bukan hanya melaksanakan teknis penyelenggaraan Pilkada, tetapi juga dituntut memiliki peran manajerial.

“Penting kerja sama tim dan pembagian tugas yang efektif untuk menghadapi beban kerja yang besar,” tekan Idrus.

Sebab, kata dia, tugas PPS tidak seperti jam kantor biasa, bahkan bisa sampai malam hari.

Setelah dilantik, para anggota PPS diharap segera berkoordinasi dengan lurah di wilayahnya masing-masing, karena koordinasi yang baik dengan kelurahan adalah kunci untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Selain itu selalu berkonsultasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam melaksanakan tugas,” pesannya.

Idrus menambahkan, pelantikan ini menunjukkan komitmen KPU Kota Palu dalam mendorong partisipasi perempuan dalam Pilkada 2024. Dengan komposisi perempuan yang mencapai 51 persen, Idrus berharap PPS dapat menjadi role model bagi perempuan lain untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji anggota PPS dihadiri Sekretaris Kota (Sekkot) Palu, Irmayanti Petalolo, para camat, serta unsur forkopimda. (RIFAY)