ASSEN – Masih membutuhkan waktu dan adaptasi di ajang World Sportbike, Arai Agaska mengambil pelajaran positif dari hasil seri kedua yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, pada 17–19 April 2026. Meski belum meraih poin, ia tetap bersemangat menjalani musim perdananya dan menargetkan peningkatan performa pada enam seri berikutnya.

Melakoni balapan pertamanya di Assen, Arai memulai dari posisi paling belakang (grid 34). Ia mampu memperbaiki posisi dengan finis di urutan ke-22 pada race 1 dan ke-27 pada race 2. Pembalap asal Nusa Tenggara Barat tersebut masih terus beradaptasi dengan motor Yamaha R7, dengan harapan dapat meraih poin di musim ini.

“Saya masih perlu banyak belajar di World Sportbike ini, termasuk mengenali karakter Yamaha R7. Dari dua seri yang sudah dijalani, saya berharap evaluasi yang dilakukan bisa membantu saya memperoleh poin. Saya akan terus berusaha agar musim ini berjalan positif dan tetap semangat menghadapi kondisi yang ada,” ungkap Arai.

Saat ini, Arai berada di peringkat ke-29 klasemen sementara. Persaingan yang ketat menuntutnya untuk terus meningkatkan performa agar mampu meraih hasil lebih baik ke depan.

Akhir pekan ini, ia dijadwalkan tampil pada Mandalika Racing Series seri pertama, bertarung di kelas National Supersport 600cc menggunakan Yamaha YZF-R6. Ajang ini menjadi kesempatan penting untuk berlatih menggunakan motor big bike sebagai bekal tampil di World Sportbike.

Sementara itu, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Wahyu Rusmayadi, menilai pengalaman Arai di level lebih tinggi menjadi proses pembelajaran yang berharga.

“Di level World Sportbike, Arai menghadapi atmosfer baru dengan persaingan yang lebih ketat. Mengendarai Yamaha R7 juga membutuhkan adaptasi. Musim ini menjadi kesempatan baginya untuk menimba pengalaman sebagai bekal positif dalam meniti jalur kejuaraan dunia,” tuturnya.