PALU – Ketua DPD Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) Sulawesi Tengah, Zainuddin Tambuala, mengungkapkan bahwa hingga rapat evaluasi ketiga kesiapan perguruan yang tergabung di AKTI Sulteng, baru dua dari sepuluh perguruan yang menyatakan siap bergabung secara resmi.

Sepuluh perguruan yang diharapkan bergabung dalam AKTI Sulteng tersebut antara lain Perguruan Kungfu Sejati, Kera Sakti Marguluyo, Tetada Kalimasodo, Pranasakti, Ular Sanca, Kungfu Selatan, Al-Kautsar, Naga Kuning, dan Macan Tutul.

“Dari sepuluh perguruan itu, baru dua yang menyatakan siap atau fiks bergabung, yakni Perguruan Kungfu Sejati dan Perguruan Kera Sakti,” ujar Zainuddin Tambuala.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran sekaligus memanfaatkan media untuk mengajak delapan perguruan lainnya agar segera bergabung bersama membangun AKTI di Sulawesi Tengah.

Selain itu, AKTI Sulteng juga tengah mempersiapkan agenda pertemuan dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Gubernur Sulawesi Tengah. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung setelah Lebaran mendatang.

Tidak hanya itu, AKTI Sulteng juga mulai mematangkan kesiapan untuk pengiriman atlet guna mengikuti kejuaraan kungfu yang akan digelar di Surabaya pada 3–5 Juli mendatang.

Zainuddin mengaku keterlibatannya di AKTI menjadi pengalaman baru dalam hidupnya. Meski berasal dari luar perguruan kungfu, ia optimistis organisasi ini dapat berkembang dan menjadi wadah prestasi bagi atlet daerah.

“Ini pengalaman baru bagi saya karena terlahir dari rahim di luar perguruan. Mudah-mudahan di keluarga besar AKTI Sulteng ini kita bisa bersama-sama mengembangkan dan membesarkan organisasi ini,” katanya.

Ia berharap AKTI Sulteng ke depan mampu meraih prestasi dalam berbagai event hingga mewakili Sulawesi Tengah di tingkat nasional.

“Semoga kita bisa menjuarai berbagai event yang digelar dan mewakili pada event nasional. Harapannya, Sulteng selalu jaya, maju, dan berprestasi di tingkat nasional,” ujar mantan anggota DPRD Kota Palu itu.

Sementara itu, Dewan Pembina AKTI Sulteng, Muh Nizam, berharap organisasi tersebut dapat membawa nama baik Sulawesi Tengah agar sejajar dengan daerah lain, baik dari sisi organisasi maupun prestasi.

“Harapannya, AKTI Sulteng mampu mengangkat nama daerah sehingga bisa sejajar dengan daerah lain, baik dari sisi organisasi maupun prestasi. Ini tentu akan membawa kemajuan bagi olahraga di Sulawesi Tengah,” tutupnya.