PALU – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar aksi bersih-bersih di bantaran Sungai Palu Kalikoa, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Jumat (6/2).

Kegiatan ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendukbangga/BKKBN Sulteng bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kota Palu, IPeKB Kota Palu dan Donggala, pemerintah Kelurahan Ujuna, kader IMP, serta masyarakat setempat.

Dalam aksi ini, tim berhasil mengevakuasi sampah yang memenuhi 10 kantong besar dan 10 kantong sedang. Sampah yang dikumpulkan didominasi popok sekali pakai, plastik, dan kayu yang hanyut serta tersangkut di semak dan tanaman liar di tepi sungai.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulteng, Tenny C. Soriton, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah), yang mendorong peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

“Instruksi Presiden melalui Gerakan Indonesia ASRI dan petunjuk dari Menteri Kemendukbangga/BKKBN harus kita dukung bersama. Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat. Membersihkan lingkungan bukan hanya soal sampah, tetapi juga memberikan pembelajaran bahwa bersih itu sehat, dan sehat harus dimulai dari lingkungan,” ujarnya.

Tenny menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di Kota Palu, tetapi juga secara masif oleh seluruh Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) KB di 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah.

“Selama ini, kegiatan Jumat Bersih rutin dilaksanakan di lingkungan kantor BKKBN Sulteng. Ke depan, kegiatan ini akan diperluas ke titik-titik bantaran sungai dan pesisir laut, sesuai arahan Gerakan Indonesia ASRI,” tandas Tenny