WIJAYA CHANDRA, seorang pengusaha sukses yang dikenal dengan sebutan Ko Awi, telah mengumumkan keputusannya untuk maju dalam pemilihan legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah pada Pemilu 2024 mendatang.

Wijaya Chandra, yang telah lama berkomitmen dalam karya kemanusiaan, berharap dapat mewakili aspirasi kemanusiaan dan mendorong kesejahteraan masyarakat dalam kapasitasnya sebagai calon anggota DPRD.

Dalam diskusi dengan sejumlah jurnalis di Milenium Waterpark, Kota Palu, Selasa (27/6) Wijaya Chandra menjelaskan bahwa keputusannya untuk terjun ke dunia politik didasari oleh keyakinannya bahwa karya kemanusiaan yang telah ia lakukan tidak boleh terbebani oleh politik.

Baginya, membantu sesama adalah sebuah tindakan murni yang tidak harus dikaitkan dengan citra politik.

Meskipun ia memiliki pengalaman dalam bidang kemanusiaan dan telah aktif sebagai pengusaha dan pengurus di majelis agama, sosial, dan olahraga, Wijaya Chandra menyadari bahwa terlibat dalam politik membutuhkan langkah keluar dari lingkaran majelis agama yang telah lama diikutinya.

Meski pernah menerima tawaran dari beberapa partai politik, Wijaya Chandra mengaku belum merasa siap dan belum memiliki pengalaman di dunia politik.

“Politik pada dasarnya adalah tentang mewakili rakyat. Ketika saya duduk di dalamnya, saya harus mewakili kepentingan mereka dengan sungguh-sungguh,” tegas Wijaya Chandra, menekankan pentingnya peran seorang wakil rakyat yang benar-benar mewakili kepentingan masyarakat.

Meskipun menolak beberapa tawaran politik sebelumnya, hati Wijaya Chandra berkata lain ketika mendapat pinangan dari Partai Perindo. Ia melihat kesesuaian nilai-nilai partai tersebut dengan visi dan misinya dalam membangun persatuan Indonesia dan mensejahterakan rakyat.

Wijaya Chandra menjelaskan bahwa niatnya maju dalam politik bukan untuk mencari popularitas, melainkan untuk terus berjuang bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebelum memutuskan untuk maju dalam pemilihan legislatif, Wijaya Chandra telah melaksanakan sejumlah karya kemanusiaan, seperti membangun rumah bagi difabel merah putih dan mendukung prestasi olahraga daerah.

Ia yakin bahwa prestasi dan karya nyata yang telah diwujudkannya sebelum terjun ke dunia politik dapat menjadi bukti komitmennya untuk melayani masyarakat.

“Itu semua kinerja telah kita buat sebelum duduk, apalagi kalau didudukan, Mau percaya orang sudah berkarya atau berjanji , mana anda mau percaya,” pungkasnya. (IKRAM)