Bandung – Pada ajang Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award Tahun 2023, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) meraih tiga penghargaan bergengsi sekaligus. Penghargaan ini diberikan dalam tiga kategori penilaian untuk kementerian tipe besar, dengan salah satunya meraih posisi terbaik pertama dalam pemanfaatan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan ini dari Badan Kepegawaian Negara yang merupakan instansi pembina manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia.
“Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Namun, prestasi ini tidak membuat kami berpuas diri. Kami akan terus meningkatkan kualitas, belajar, dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan kami,” ujar Andap dalam keterangan tertulis diterima Media Alkhairaat.id, Rabu (31/5).
Kemenkumham berhasil meraih tiga penghargaan dalam BKN Award Tahun 2023. Kategori pertama, yaitu Implementasi Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) Manajemen ASN, di mana Kemenkumham termasuk dalam instansi pemerintah terbaik. Penghargaan ini diberikan kepada 14 Kementerian, 2 Lembaga, dan 6 Badan lainnya.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas keberhasilan Kemenkumham dalam menyelenggarakan Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari aspek Pengadaan, Proses Bisnis Kepegawaian, Manajemen Kinerja, Penerapan Norma Standar dan Prosedur Kriteria, hingga Layanan Digital ASN.
Kategori berikutnya adalah Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja, di mana Kemenkumham masuk dalam peringkat kelima terbaik di antara Kementerian/Lembaga lainnya.
Dalam kategori Penerapan Pemanfaatan Data – Sistem Informasi dan CAT, Kemenkumham berhasil meraih posisi terbaik pertama, naik satu level dari tahun sebelumnya di mana Kemenkumham menduduki peringkat kedua.
Andap menjelaskan bahwa pembentukan manajemen talenta tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan perekrutan pejabat di lingkungan Kemenkumham melalui merit system, tetapi juga untuk melakukan regenerasi sumber daya manusia ASN yang berkualitas. Hal ini penting mengingat kebutuhan dan tuntutan pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang semakin dinamis di masa depan.
“BKN saat ini sedang mengembangkan profil manajemen talenta ASN melalui pemetaan potensi dan kompetensi melalui talent pool,” tambahnya.
Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin menggarisbawahi pentingnya perubahan dalam tata kelola pemerintahan dan kepemimpinan sebagai respons terhadap dinamika global.
Pelaksana Tugas Kepala BKN, Bima Haria Wibisana, menjelaskan bahwa perubahan tidak hanya melibatkan aspek SDM, tetapi juga pengaturan kelembagaan dan proses bisnis.
“Memperbaiki seluruh sistem dan kelembagaan menjadi kunci untuk menjawab tantangan perubahan yang cepat.
“Kemenkumham berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik demi mencapai efektivitas, efisiensi, dan daya saing yang lebih baik,” pungkasnya. (IKRAM)

