PALU- Berdiri sejak Desember tahun 2000 Koperasi Relawan Merah Putih (RMP) jumlah anggota tetap koperasi Produsen RMP Indonesia mandiri saat ini mencapai 4.713 orang, calon anggota 36.236 anggota, total 40.949. Dengan potensi anggota sebesar ini, bila terealisasi di tahun 2023, maka koperasi produsen RMP Indonesia Mandiri menjadi koperasi di Sulteng dengan anggota terbanyak.

Hal itu terungkap saat koperasi ini melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), Rabu (23/2).

Ketua Pembina Koperasi Produsen RMP Indonesia Ronny Tanusaputra mengatakan, sebagai wujud dari pertanggungjawaban pengurus koperasi kepada anggota atas kinerjanya, RAT ini merupakan RAT kedua sejak hadirnya Koperasi Produsen RMP Indonesia Mandiri di tahun 2020 silam.

Adapun RAT ini mengusung tema Koperasi RMP Indonesia Mandiri milik kita untuk kesejahteraan bersama, dengan harapan semua anggota koperasi dapat merasakan koperasi produsen ini milik bersama dan tujuan utama koperasi produsen RMP Indonesia bagaimana memberdayakan masyarakat melalui koperasi

“Tujuan utama dari koperasi ini adalah memberdayakan masyarakat melalui UMKM. Ini adalah poin penting yang harus kita ketahui bersama,” ujar Ronny Tanusaputra dalam RAT tersebut.

Selain Ronny, kegiatan RAT ini dihadiri oleh Ketua Koperasi Produsen RMP Indonesia Mahfud Masuara, Pengurus Koperasi Cinta Kasih Hendrik dan Merry Mamuaya, Kepala UPT Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Dedy Suarman, UPT Bapelkes Sulteng Lilik Utami, Pengurus Koperasi Produsen RMP Indonesia dan Perwakilan Anggota Koperasi RMP 13 Kabupaten provinsi Sulawesi Tengah. Jumlah peserta pada RAT kali ini 100-an anggota dari 13 utusan kabupaten dan kota se Sulteng.

Reporter Irma