TOUNA – Pesantren Sabilul Khairaat Desa Bantuga Kecamatan Ampana Tete,, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, digelar Ahad (9/1/2022) di Kompleks Pesantren Sabilul Khairaat Bantuga.

Kegiatan itu dihadiri Perwakilan PB Alkhairaat, Habib Idrus Al Al Habsyi, Habib Idrus bin Abdillah Aljufri, Ketua Komda Alkhairaat Touna Mahmud Lahay, Pengelola Pesantren Sabilul Khairaat Bantuga Habib Abdul Rahman Al Idrus, pembawa hikmah Maulid Habib Hasan Al Habsyi dan seribuan warga Touna dari berbagai desa serta para santri.

Habib Idrus Al Habsy mewakili ketua umum PB Alkhairaat mengatakan, pendidikan keagaamaan adalah sebuah kekuatan diri sehingga sangat perlu dibangun sejak dini kepada seluruh generasi muda.

“Kita akan menguatkan pendidikan termasuk pendidikan di Alkhairaat akan kita dikembalikan ke pendidikan yang dibawa oleh Habib Idrus Bin Salim Aljufri pendiri Alkhairaat,” sebutnya.

Dia menyebutkan, pendidikan yang dibawa oleh Guru Tua adalah pendidikan yang berahlak dan bermartabat seperti yang dibawa Nabi Muhammad SAW.

“Nabi Muhammad dalam menyebarkan agama islam tidak pernah menggunakan cara cara kekerasan untuk membalas orang-orang yang membencinya, menghina dan memakinya, tetapi Nabi justru mendoakan agar orang-orang tersebut diberikan hidayah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Touna, Mahmud Lahay mengatakan, pesantren merupakan salah satu tempat untuk menggebleng ahlak bagi santri yang mengenyam pendidikan agama, sehingga peran penting pesantren menjadi perhatian salah satu perhatian Komda Alkhairaat Touna.

“Jangan takut untuk menyekolahkan anak-anak kita di pesantren karena pesantren merupakan sarana pendidikan ahlak bagi generasi muda kita ditengah gerusan globalisasi saat ini,” tandas Ketua DPRD Touna ini.

Reporter : Rahman
Editor : Nanang L