SIGI – Kegiatan Kick Off Meeting-Launching Program Disaster Resilience Through Enhanced Adaptive Measures 2 (DREAM-2), merupakan program adaptasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana, berbasis komunitas yang di laksanakan oleh Yayasan Inovasi Ketahanan Komunitas (INANTA), bekerja sama dengan Church World Service (CWS), bertempat di aula kantor bupati Sigi Desa Kotapulu Kecamatan Dolo, Rabu (25/11).

Acara yang dibuka Pjs Bupati Sigi Sisliandy itu, merupakan kegiatan sebagai bagian dari upaya kerja bersama antara pemerintah dan organisasi non-pemerintah, untuk memberikan pemahaman dan pelatihan kepada masyarakat, bagaimana melakukan adaptasi kehidupan dengan kondisi alam yang rawan bencana, sehingga dapat mengurangi resiko dan dampak bencana yang ditimbulkan.

Program tersebut rencananya akan lakukan hingga tahun 2023, di empat desa sasaran yaitu, Desa Bulubete, Desa Simoro, Desa Pakuli Utara dan Desa Rogo.

Program Manager CWSnHarun Tambing, dalam sambutannya bahwa, dalam pelaksanaannya nanti pihak pelaksana berkomitmen untuk tetap menerapkan protokol kesehatan mengingat kondisi pandemi saat ini.

Sementara itu, Pjs.Bupati Sigi menyampaikan bahwa, kondisi alam di Kabupaten Sigi sangat rawan terhadap bencana alam. Oleh karena itu pelaksanaan program DREAM-2 ini, akan sangat membantu peran pemerintah dalam memberikan edukasi mitigasi dan pengurangan resiko bencana kepada masyarakat.

“Kepada pemerintah kecamatan, desa serta Forum Pengurangan Resiko Bencana baik di tingkat kabupaten maupun desa, yang akan menjadi mitra dalam melaksanakan program tersebut, agar dapat membangun kerja sama yang baik dengan pihak pelaksana,” harapnya.

Kegiatan tersebut diikuti anggota Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Sigi, tingkat kabupaten dan desa, serta Kepala Desa yang akan menjadi lokasi pelaksanaan program DREAM-2.

Reporter: Hady/***
Editor: Nanang