PALU – Wakil Rektor (Warek) II Universitas Tadulako (Untad), Prof. Mahfudz MP terpilih menjadi Rektor periode 2019-2023, menggantikan posisi Muh Basir Cyio yang akan mengakhiri masa jabatannya Selasa (05/04) hari ini.
Basir sendiri sudah dua periode menjabat sebagai Rektor Untad, setelah almarhum Sahabuddin Mustafa.
Melalui rapat senat pemilihan rector yang dilaksanakan di lantai II Gedung Media Center Untad, Senin (04/03), Prof. Mahfudz berhasil meraup 79 suara, terpaut jauh dengan suara yang diperoleh dua rivalnya, masing-masing Prof. Djayani Nurdin hanya 14 suara dan Dr. Muhammad Nur Ali hanya mendapatkan 1 suara.
Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal (Dirjen) Kelembagaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dr. Ir Agus Indarjo.
Ditemui usai pemilihan, Ketua Senat Untad, Prof. Hasan Basri, mengatakan, pihaknya tinggal menunggu tahap akhir, yakni pelantikan.
“Sampai saat ini kita belum mendapatkan kepastian, tapi saya kira sesegera mungkin karena masa akhir jabatan rector tanggal 5 Maret 2019. Mestinya minggu ini juga harus ada penatikan,” harapnya.
Kata Hasan, jika tidak ada pelantikan, maka akan ada perpanjangan masa jabatan rektor dalam satu atau dua hari ke depan.
“Kita masih menunggu, sore ini atau besok ada kepastian apakah ada perpanjangan masa jabatan rector atau tiba-tiba ada undangan ke sini bahwa pelantikan dilaksanakan Rabu. Tapi kan komunikasi sekarang sudah cepat. Hasil pemilihan tadi bisa di WA ke Jakarta, tinggal mereka bikin SK-nya sore ini. Saya kira ini bukan sesuatu yang harus kita khawatirkan,” terangnya.
Di tempat yang sama, Rektor terpilih menyampaikan programnya, mulai dari peningkatan status akreditas, hingga pembangunan infrastruktur Untad pascabencana.
Khusus infrastruktur, Mahfudz mengaku akan memprioritaskan tahun ini. Alokasi anggarannya dari APBN dan bantuan dari pihak luar.
“Alhamdulillah di tahun ini sudah jalan, lewat Kementerian PUPR. Mungkin keterbatasan tenaga kerja sehingga kegiatan agak lambat kelihatan. Tetapi tahun ini Tadulako akan berubah wajah, paling tidak kembali seperti sebelum gempa,” katanya. (YAMIN)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.