PARIMO – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) bekerjasama dengan Badan Amil Zakat  Nasional (Baznas) setempat, bekerjasama menyalurkan bantuan Sembilan bahan pokok (Sembako) kepada dua siswa Madrasah Ibtidaiyah Darul Dakwah Wall Irsyad (MI DDI), Muadz dan Faeris yang terdampak bencana gempa.

Penyaluran itu dilaksanakan di selah-selah pelaksanaan upacara bendera,  di halaman MI DDI Boyantongo, Senin (14/01) oleh Kepala MI DDI Boyantongo, H. Salma.

Dihubungi dari Palu, Selasa (15/01) H. Salma mengatakan, sasaran bantuan tersebut adalah siswa-siswi madrasah yang tercatat mengalami kerusakan rumah akibat bencana 28 September 2018 lalu.

“Selain bantuan dikesempatan itu juga kami laksanakan pemberian reword untuk anak yang berprestasi pada ajang lomba Tahfidzul Qur’an dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke 73 Kemenag RI  2019, yaitu    Muhammad Hidayat dan Abdul Khair,”akunya.

Pemberian bonus dilakukan untuk mendorong motivasi kepada anak didik lainnya, agar giat mengikuti lomba-lomba selanjutnya.  Sebab menurut Salma, bagi siswa-siswi menjadi juara atau tidak adalah soal kedua, yang paling penting berusaha tampil di depan public mengasah kecerdasan intelektual, agar kedepan memiliki mental sebagai pemimpin.

Salma menambahkan, terkait dengan peningkatan kecerdasan spiritual tersebut, pihaknya melakukan pembinaan  dengan beberapa kegiatan ekstrakulikuler. Diantaranya, melaksanakan sholat Dzuhur dan  Dhuha secara berjama’ah bagi kelas IV,V dan VI dengan memanfaatkan ruangan yang disekat bersebelahan dengan kelas.(YAMIN)