PALU, MAL – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Palu, H. Usman, secara resmi membuka Musyawarah Kerja Kota (Mukerkot) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palu Tahun 2026 di Palu, Rabu (29/07).
Usman mengatakan, PMI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai bidang, mulai dari pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, hingga pembinaan relawan dan pendidikan kemanusiaan.
“Keberadaan PMI memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Palu mengapresiasi kontribusi nyata PMI yang selama ini selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi,” kata Usman.
Lebih lanjut disampaikan bahwa musyawarah kerja kota merupakan momentum penting untuk mengevaluasi capaian program sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks. Hasil dari Mukerkot PMI diharapkan menghasilkan terobosan baru.
Sebagai daerah yang memiliki pengalaman menghadapi berbagai bencana, Kota Palu membutuhkan organisasi kemanusiaan yang semakin kuat, profesional, tangguh, dan responsif.
Karena itu, Pemerintah Kota Palu berharap hasil Mukerkot mampu melahirkan program-program inovatif yang memperkuat kapasitas relawan, meningkatkan pelayanan donor darah, memperluas edukasi kebencanaan, serta mempererat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten Usman juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palu untuk terus mendukung setiap upaya PMI dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaannya.
Menurut Asisten Usman, sinergi yang telah terbangun selama ini harus terus diperkuat guna mewujudkan masyarakat Kota Palu yang tangguh, sehat, peduli, dan memiliki semangat gotong royong.
Di akhir sambutan, Asisten Usman mengajak seluruh pengurus dan relawan PMI Kota Palu untuk senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, serta semangat kerelawanan dalam setiap pengabdian.
Asisten Usman menekankan bahwa nilai-nilai kemanusiaan harus terus menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas, tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan, sehingga PMI dapat terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat Kota Palu. ***
