PALU, MAL – PT PLN (Persero) UP3 Palu menyalurkan bantuan perangkat serta menyelenggarakan pelatihan untuk mendukung program digitalisasi pendidikan di SMA Negeri 2 Palu.

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan transformasi pembelajaran berbasis teknologi di ibu kota Sulawesi Tengah.

Bantuan tersebut diserahkan langsung di Ruang Guru SMA Negeri 2 Palu. Hadir Manager PLN UP3 Palu Ansar, Asisten Manager Keuangan dan Umum Natallia Revianto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Palu dan Sigi Kristi Aria Pratama, serta Kepala SMA Negeri 2 Palu Eddy Siswanto beserta jajaran guru.

Bantuan digitalisasi pendidikan meliputi 10 unit komputer lengkap, 5 unit proyektor LCD, 5 layar proyektor, dan 2 unit pengeras suara. Perangkat ini akan digunakan sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar. Selain itu, PLN juga menggelar pelatihan bagi tenaga pendidik agar pemanfaatan perangkat dapat optimal.

Pelatihan “Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Digitalisasi Pendidikan” dipandu oleh narasumber Syukri. Materi yang disampaikan mencakup pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran, penggunaan media interaktif, hingga strategi meningkatkan efektivitas belajar. Para guru SMA Negeri 2 Palu tampak antusias mempraktikkan penggunaan perangkat digital yang baru diserahkan.

“Bantuan perangkat digital beserta pelatihan bagi para guru ini akan sangat membantu kami meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih modern dan interaktif,” kata Eddy Siswanto, Kepala SMA Negeri 2 Palu.

Kristi Aria Pratama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Palu dan Sigi, menambahkan, “Dukungan dunia usaha seperti ini sangat berarti dalam memperkuat implementasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.”

Manager PLN UP3 Palu, Ansar, menjelaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini adalah bentuk kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan dan kontribusi perusahaan dalam menyiapkan generasi muda menghadapi teknologi. Dia berharap bantuan ini mendukung guru menciptakan pembelajaran inovatif.

“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang, sehingga PLN ingin menjadi bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul di Sulawesi Tengah,” kata Ansar.

General Manager PT PLN (Persero) UID Suluttenggo, Usman Bangun, mengatakan bahwa PLN akan terus menjalankan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

“Pendidikan adalah pilar utama dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas,” ujar Usman Bangun.

Melalui penyediaan sarana dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik, PLN berharap dapat memberi dampak positif berkelanjutan bagi dunia pendidikan dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa, terutama dalam konteks digitalisasi pendidikan Palu. ***