PALU, MAL – Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu berkolaborasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk mempercepat proses penerbitan visa bagi 21 calon mahasiswa asing dari 11 negara yang akan menempuh studi di kampus tersebut pada tahun akademik 2026.

Rektor UIN Datokarama Prof. Lukman Thahir mengatakan pihaknya telah mengirim surat kepada Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama RI guna memperoleh rekomendasi sebagai salah satu persyaratan administrasi penerbitan visa.

“Rekomendasi dari Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Agama menjadi penguatan dan kelengkapan administrasi untuk pengurusan serta penerbitan visa oleh kementerian yang berwenang bagi 21 mahasiswa asing,” ujar Lukman di Palu, Jumat.

Ia menjelaskan, UIN Datokarama melalui Pusat Hubungan Internasional terus berkoordinasi dengan para calon mahasiswa tersebut yang telah mempersiapkan keberangkatan ke Kota Palu untuk memulai perkuliahan pada 2026.

Menurut Lukman, kehadiran mahasiswa asing menjadi bagian dari upaya internasionalisasi kampus sekaligus memperkuat langkah UIN Datokarama menuju perguruan tinggi berkelas dunia.

Sementara itu, Kepala Pusat Hubungan Internasional UIN Datokarama Dr. Darlis mengungkapkan, 21 calon mahasiswa tersebut berasal dari Afghanistan (2 orang), Pantai Gading (1), Ethiopia (1), India (1), Mali (1), Nigeria (3), Pakistan (4), Palestina (5), Somalia (1), Thailand (1), dan Yaman (1).

Ia menjelaskan, jumlah pendaftar mahasiswa asing mencapai 486 orang dari 23 negara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 176 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi sebelum mengikuti wawancara hingga akhirnya terpilih 21 calon mahasiswa.

“Seluruh calon mahasiswa yang diterima telah melalui tahapan seleksi administrasi dan wawancara,” kata Darlis.

Ia optimistis dukungan Kementerian Agama dalam percepatan penerbitan visa akan memperlancar kedatangan mahasiswa asing tersebut sekaligus memperkuat posisi UIN Datokarama di kancah pendidikan internasional.*