PALU, MAL – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, melantik jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Tengah dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) PAN kabupaten/kota se-provinsi itu di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK) Andi Raga Pettalolo, Palu, Sabtu (4/7).
Pelantikan tersebut dihadiri ratusan pengurus dan kader PAN dari berbagai daerah di Sulteng. Dalam arahannya, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas mengingatkan seluruh kader agar terus hadir di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
“Kita ini adalah partai yang sangat dekat dengan rakyat. Untuk itu, selalu berupaya hadir dalam setiap geliat masyarakat. Karena kita semua lahir dari rahim rakyat, maka seharusnya bakti kita untuk rakyat,” ujar Zulhas.
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI itu juga meminta seluruh pengurus memilih figur-figur yang memiliki kompetensi untuk mengawal pergerakan partai agar PAN semakin diterima masyarakat.
Selain itu, Zulhas menegaskan seluruh kader PAN harus tegak lurus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan tetap memberikan masukan yang konstruktif demi kepentingan bangsa dan negara sesuai koridor konstitusi.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum PAN beserta rombongan di daerah itu. Menurutnya, PAN merupakan salah satu partai yang konsisten mendukung pembangunan daerah.
Dengan nada bercanda, Anwar menyampaikan harapannya kepada Zulhas.
“Kasih sisa-sisa sedikit untuk Sulawesi Tengah,” ujarnya yang disambut tawa para kader PAN.
Anwar mengaku telah lama mengenal sosok Zulkifli Hasan. Menurutnya, Zulhas merupakan pemimpin yang mampu merangkul seluruh kader tanpa membedakan kader lama maupun kader baru.
“Saya sudah lama mengenal Pak Zulhas. Beliau memperlakukan semua kader secara merata. Tidak membedakan kader lama maupun kader baru,” katanya.
Ia mengatakan kedekatan Zulhas dengan Presiden Prabowo Subianto menjadi harapan bagi Sulteng untuk memperjuangkan berbagai kepentingan daerah di tingkat nasional.
Menurut Anwar, Sulteng bukan lagi daerah pinggiran. Pertumbuhan ekonomi daerah bahkan berada di atas rata-rata nasional. Namun, sebagai daerah penghasil sumber daya alam, Sulteng masih menerima dana bagi hasil sektor mineral dan logam yang dinilai belum sebanding dengan kontribusinya terhadap penerimaan negara.
“Ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dihasilkan dari sektor pertambangan di Sulawesi Tengah, tetapi dana bagi hasil yang kembali ke daerah masih sangat minim. Kami berharap hal ini dapat disampaikan kepada Presiden agar pembagian dana bagi hasil mineral dan logam dilaksanakan sesuai amanat peraturan perundang-undangan,” ungkap Anwar.
Ia optimistis dukungan pemerintah pusat akan mempercepat pembangunan di Sulteng.
“Insya Allah, kalau tahun depan Pak Ketum datang lagi ke Sulawesi Tengah, provinsi ini akan menjadi daerah yang semakin maju,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Sulteng, Sarifuddin Sudding, menegaskan PAN harus terus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika masyarakat menghadapi bencana.
Menurutnya, Sulteng merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi sehingga PAN terus berupaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
“PAN harus turun langsung ke tengah masyarakat. Ketika terjadi bencana, kami hadir memberikan bantuan dan terus memperhatikan masyarakat yang membutuhkan,” kata Sudding.
Ia juga menceritakan strategi politik yang mengantarkannya dipercaya masyarakat selama empat periode berturut-turut menjadi anggota DPR RI. Menurutnya, keberhasilan tersebut diawali dengan turun langsung ke lapangan untuk mengenali karakter masyarakat.
“Saya mulai masuk ke Sulawesi Tengah pada 2008. Selama hampir tiga bulan saya berkeliling dari kampung ke kampung untuk memetakan wilayah dan memahami kebutuhan masyarakat. Alhamdulillah, pada Pemilu 2009 saya terpilih dan hingga kini terus mendapat kepercayaan masyarakat,” tuturnya.
Sarifuddin Sudding mengaku menerapkan filosofi strategi perang Tiongkok, yakni mengenali medan dan memahami kondisi lapangan sebelum menentukan langkah politik.
Ia juga mengapresiasi pembangunan infrastruktur di Sulteng yang terus mengalami kemajuan, termasuk kondisi jalan di Kabupaten Morowali dan Kabupaten Tojo Una-Una yang kini semakin baik.
Menghadapi Pemilu 2029, Sudding menegaskan PAN Sulteng telah menyiapkan strategi besar untuk meningkatkan perolehan suara.
“Kita adalah pasukan, dan ketua umum tidak akan pernah meninggalkan pasukannya ketika membutuhkan dukungan. Target kami pada Pemilu 2029 adalah membawa PAN masuk tiga besar di Sulawesi Tengah,” tegasnya.

