MIAMI GARDENS, MAL – Timnas Argentina harus bekerja ekstra keras untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Juara dunia itu dipaksa bermain hingga babak perpanjangan waktu sebelum akhirnya menundukkan Cape Verde dengan skor dramatis 3-2 pada laga 32 besar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Sabtu (4/7).

Hasil tersebut sekaligus mengantarkan La Albiceleste melangkah ke fase gugur berikutnya setelah mendapat perlawanan luar biasa dari Cape Verde, tim yang tampil tanpa rasa gentar menghadapi salah satu favorit juara.

Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun, disiplin lini belakang Cape Verde membuat pasukan Lionel Scaloni kesulitan membongkar pertahanan lawan.

Kapten Argentina, Lionel Messi, bahkan beberapa kali dibuat frustrasi. Sejumlah peluang emas yang diciptakannya berhasil dipatahkan penampilan gemilang penjaga gawang Cape Verde, Josimar Dias.

Dias tampil bak tembok kokoh di bawah mistar. Kiper tersebut berkali-kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menggagalkan tembakan keras Messi dan sejumlah peluang berbahaya dari pemain Argentina lainnya.

Argentina akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-29 melalui aksi Lionel Messi yang sukses membawa timnya unggul 1-0. Gol tersebut membuat Argentina lebih percaya diri mengendalikan jalannya pertandingan.

Namun Cape Verde menunjukkan mental pantang menyerah. Memasuki babak kedua, Deroy Duarte berhasil mengejutkan Argentina lewat gol penyama kedudukan pada menit ke-59, membuat skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut membangkitkan semangat Cape Verde. Tim asal Afrika itu bahkan beberapa kali mampu memberikan ancaman serius ke pertahanan Argentina dan membuat pertandingan berlangsung semakin terbuka hingga waktu normal berakhir.

Karena skor tetap imbang, pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Di momen inilah pengalaman Argentina berbicara. Bek Lisandro Martínez membawa Argentina kembali unggul melalui gol pada menit ke-92. Skor 2-1 untuk Argentina.

Dimenit ke-103 petaka dari sector kiri Cape Verde datang,pemain muda Sidny Lopes Cabral mengoyak jarring gawang yang dijaga Emiliano Martinez, seisi stadion bergemuruh. Skor imbang menjadi 2-2.

Memanfaatkan sisa waktu tambahan, ke dua tim bermain terbuka. Argentina terus melakukan tekanan hingga akhirnya petaka menghampiri Cape Verde. Bek Diney Borges melakukan gol bunuh diri pada menit ke-111 yang membuat Argentina memperlebar keunggulan menjadi 3-2.

Meski kalah, penampilan Cape Verde mendapat apresiasi karena mampu memberikan perlawanan sengit dan nyaris memaksa sang juara dunia tersingkir lebih awal.

Kemenangan dramatis ini memastikan Argentina melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Meski berhasil lolos, performa Lionel Messi dan kolega menjadi catatan tersendiri setelah harus bersusah payah menaklukkan tim yang di atas kertas berada jauh di bawah mereka.