JAKARTA, MAL – Pertamina Patra Niaga terus memastikan pasokan BBM nasional aman dan distribusi energi di seluruh Indonesia berjalan optimal. Perusahaan berkomitmen menjaga ketersediaan bahan bakar untuk kebutuhan masyarakat.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) di Terminal BBM Pertamina Patra Niaga secara nasional tersedia dan mencukupi.

“Pertamina Patra Niaga terus memantau pasokan dan distribusi BBM secara real time di seluruh wilayah operasional. Stok nasional dalam kondisi tersedia, dan penyaluran terus kami optimalkan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” kata Kitty Andhora, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga.

Andhora menjelaskan, fenomena antrean di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) bukan disebabkan keterbatasan stok. Pertamina Patra Niaga sudah menyalurkan BBM, baik produk gasoline maupun gasoil, di atas rata-rata kebutuhan harian.

Untuk mengantisipasi dinamika kondisi di wilayah yang mengalami peningkatan permintaan, Pertamina Patra Niaga melakukan berbagai langkah operasional. Ini termasuk mengoperasikan Fuel Terminal selama 24 jam di daerah dengan tingginya permintaan, demi memastikan proses penerimaan, penyiapan, dan penyaluran BBM berlangsung tanpa henti.

Penambahan armada mobil tangki juga dilakukan pada wilayah-wilayah dengan kebutuhan yang meningkat guna mempercepat distribusi ke SPBU. Selain itu, pola operasi mobil tangki diatur agar pengiriman dilakukan lebih awal, sehingga pasokan BBM tiba di SPBU sebelum dimulainya aktivitas masyarakat pada pagi hari.

Bersama pengelola dan aparat setempat, Pertamina Patra Niaga mengatur jalur masuk kendaraan di SPBU untuk menjaga kelancaran akses masyarakat dan arus lalu lintas. Monitoring pola suplai secara berkelanjutan, termasuk implementasi pola suplai Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE), juga dilaksanakan menyesuaikan kondisi di masing-masing wilayah.

Selain memastikan ketersediaan pasokan BBM nasional, Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan serta membeli produk sesuai peruntukannya. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) karena distribusi terus berjalan.

“Kami akan terus mengoptimalkan distribusi di seluruh wilayah, khususnya pada daerah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Kami mengajak masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan bersama-sama mendukung penyaluran BBM yang tepat sasaran agar kebutuhan energi seluruh masyarakat dapat terus terpenuhi,” tutur Kitty Andhora. ***