MAKKAH – Pelaksanaan puncak ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi berlangsung, Selasa (26/5), dengan agenda utama wukuf di Padang Arafah yang diikuti jutaan jemaah dari berbagai negara, termasuk sekitar 221 ribu jemaah asal Indonesia.
Proses pemberangkatan jemaah Indonesia menuju Arafah telah dilakukan secara bertahap sejak Senin (25/5) dari Kota Makkah. Hingga Selasa pagi waktu Arab Saudi, sekitar 80 hingga 90 persen jemaah Indonesia dilaporkan telah tiba di lokasi wukuf.
Jemaah Indonesia menempati 63 markas yang telah disiapkan di kawasan Arafah. Mobilisasi dilakukan melalui tiga gelombang keberangkatan bus untuk mengurangi kepadatan dan memastikan kelancaran perjalanan jemaah.
“Gelombang pertama diberangkatkan pukul 07.00 waktu Arab Saudi, disusul gelombang kedua pukul 11.30, dan gelombang terakhir pada pukul 16.30,” tulis Ministry of Media Arab Saudi, kepada media ini, Selasa (26/5/2026).
Pemerintah Arab Saudi bersama petugas penyelenggara haji menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di Arafah, termasuk tenda dan infrastruktur layanan yang disebut telah mencapai kesiapan sekitar 90 persen menjelang puncak haji.
Wukuf di Arafah dimulai setelah waktu zuhur hingga matahari terbenam dan menjadi rangkaian inti dalam pelaksanaan ibadah haji. Selain jemaah Indonesia, sekitar 1,6 juta jemaah dari berbagai negara juga memadati kawasan Arafah untuk menjalankan prosesi tersebut.
Petugas haji terus melakukan pengaturan mobilitas dan pelayanan jemaah guna memastikan pelaksanaan wukuf berjalan aman, tertib, dan lancar di tengah tingginya suhu udara di Arab Saudi. *

