PALU – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu menggelar kegiatan Safari Dakwah dan Silaturrahmi Ramadhan dengan menurunkan tim ke empat penjuru wilayah Kota Palu.
Kegiatan safari Ramadan ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai 26, 27, 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Sebanyak 40 pendakwah diterjunkan dan disebar di 40 masjid yang ada di Kota Palu.
Ketua MUI Kota Palu, Zainal Abidin, mengatakan bahwa Safari Dakwah Ramadhan ini merupakan bagian dari ikhtiar MUI dalam menguatkan pemahaman umat tentang ibadah puasa.
Menurutnya, puasa juga bermakna menahan diri dari segala bentuk perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan, memperbanyak amal saleh, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Ramadhan sebagai upaya untuk melakukan perbaikan diri dan peningkatan kualitas keimanan.
“Melalui Safari Dakwah ini, kami ingin menghadirkan bimbingan keagamaan secara langsung di tengah masyarakat, memberikan penguatan tentang makna dan hikmah puasa, serta membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah Ramadhan,” kata Prof. Zainal, Ahad (1/3) sore.
Sementara itu, Sekretaris MUI Kota Palu, Ulumuddin Ahma, menyampaikan bahwa Safari Silaturrahmi Ramadhan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan parcel buka puasa kepada para imam dan jajaran Pegawai Syara di masing-masing masjid yang dikunjungi.
Menurutnya, penyerahan parcel tersebut merupakan bentuk apresiasi dan perhatian MUI kepada para pelayan umat yang selama ini istiqamah menjalankan tugas-tugas keagamaan di masjid.
Ia berharap melalui kegiatan ini, MUI Kota Palu menginginkan agar masyarakat semakin memahami esensi ibadah puasa, mempererat silaturrahmi umat Islam, serta memperkuat sinergi antara ulama dan umat dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan beragama di Kota Palu.
Diakhir ia mengatakan bahwa safari Dakwah Ramadhan ini juga diharapkan mampu menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih khusyuk, penuh kebersamaan, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Palu.

