DONGGALA – Seorang terduga pencuri sarang walet di Desa Ombo, Kecamatan Sirenja, tertangkap tangan oleh warga sekitar. Pelaku sempat jadi bulan-bulanan warga sebelum diserahkan ke Polisi.

Aksi penangkapan itu terjadi pada Ahad (01/03) sekitar pukul 13.00 WITA. Dari info yang dihimpun media ini, pelaku sudah diamankan oleh pihak Polsek Sirenja.

Bagi pelaku usaha walet di wilayah itu, tertangkapnya pelaku pencurian sarang walet tersebut menjadi titik terang di tengah keresahan para petani walet di wilayah Sirenja dan Sindue Tobata. Para pelaku usaha meminta kasus ini tidak boleh berhenti pada satu orang.

Petani walet asal Donggala, Mohamad Rinaldi, menilai, penangkapan tersebut harus dijadikan pintu masuk untuk membongkar jaringan pencurian yang diduga sudah lama beroperasi di wilayah pesisir.

“Ini bukan kerja satu orang. Polanya rapi dan berulang. Kami menduga ada jaringan, mulai dari pelaku lapangan sampai penampung. Aparat harus dalami siapa saja yang terlibat dan ke mana sarang walet curian ini disalurkan,” ujar Rinaldi.

Selama beberapa bulan terakhir, petani walet di Sirenja dan Sindue Tobata mengaku terus dihantui aksi pembobolan gedung walet, terutama pada malam hari.

Modus yang digunakan dinilai semakin berani, bahkan diduga sudah terorganisir.

Menurut Rinaldi, kerugian petani tidak kecil. Selain nilai ekonomi sarang walet yang tinggi, aksi pencurian juga merusak bangunan dan mengganggu populasi walet di dalam gedung.

“Kalau dibiarkan, ini bisa mematikan usaha masyarakat kecil yang bergantung dari walet,” ujarnya.

Para petani mendesak aparat penegak hukum untuk mengembangkan kasus hingga ke jaringan pelaku dan mengusut dugaan penadah atau pengepul sarang walet ilegal.

“Kami apresiasi penangkapan ini. Tapi masyarakat menunggu langkah lanjutan. Bongkar sampai ke akar-akarnya,” tutup Rinaldi.