MOROWALI – Peristiwa tanah longsor terjadi di kawasan IMIP 9, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 14.00 Wita, Rabu (18/2).

 Longsoran tanah tersebut mengakibatkan sejumlah alat berat terbawa material tanah.

Informasi kejadian pertama kali beredar melalui video di sejumlah grup WhatsApp masyarakat. Dalam rekaman berdurasi 2 menit 26 detik, 1 menit 4 detik, dan 55 detik itu terlihat pergerakan tanah yang cukup besar hingga menimbun beberapa unit alat berat di lokasi.

Head of Media Relations PT Indonesia Morowali Industrial Park, Dedy Kurniawan, membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan longsor terjadi di area dumping limbah IMIP 9 yang dikelola oleh PT QMB New Energy Materials.

“Benar telah terjadi longsoran pada hari Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita di area dumpingan limbah IMIP 9. Penyebab sementara diduga karena kondisi tanah pada area bawah yang lembek. Beberapa unit excavator, bulldozer, dan dump truck ikut terbawa longsoran,” ujar Dedy dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, sesaat setelah kejadian, tim Quick Response Center (QRC) langsung menghentikan seluruh aktivitas di area tersebut. Para pekerja dievakuasi ke titik aman dan dipasang garis pembatas keselamatan (safety line barricade) untuk mencegah akses ke lokasi terdampak.

Menurut Dedy, pihak manajemen bersama instansi terkait tengah melakukan investigasi menyeluruh. Proses pemeriksaan juga melibatkan Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker) Provinsi Sulawesi Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Tim IMIP bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti serta dampak dari peristiwa tersebut.

QRC merupakan gugus tugas yang dibentuk untuk mengintegrasikan fungsi tanggap darurat pada seluruh tenant di dalam kawasan industri tersebut.