PARIMO- Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dipilih sebagai salah satu titik pengembangan Detasemen Polisi Militer (Denpom), Markas Korem serta serta kawasan perumahan prajurit.
Pengembangan tersebut dilakukan dengan peninjauan lahan sebagai lokasi pembangunan kantor oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Rabu (18/2).
“Sudah lima bulan saya bertugas di Sulteng, baru hari ini berkesempatan datang ke Parimo, dan meminta waktu bertemu Bupati, Wakil Bupati, dan Ketua DPRD. Banyak hal yang kami bahas dalam pertemuan tadi,” ujar Pangdam sebelum meninjau lokasi tersebut.
Ia mengaku, pihaknya dalam pembangunan sejumlah fasilitas strategis guna mendukung operasional serta pembinaan teritorial, sehingga pentingnya ketersedian lahan sebagai bagian dari penguatan struktur satuan TNI do Parimo.
Ia menjelaskan, rencana lokasi pembangunan meliputi Kantor Denpom di jalur dua Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, perumahan Korem di Desa Jonokalora, Kecamatan Parigi Barat, serta Kantor Korem di lokasi eks Sail Tomini Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah.
“Pemerintah daerah merespons dengan sangat baik dan telah menyiapkan lahan hibah. Dalam dua sampai tiga bulan ke depan, akan ada tambahan pasukan yang masuk ke wilayah ini,” ungkapnya.
Menurut dia, keberadaan Kodam di Kota Palu, menurutnya, tidak memungkinkan penempatan Korem dalam satu kawasan yang sama.
“Karena Kodam sudah berada di sana, sesuai ketentuan tidak boleh berada dalam satu areal. Maka Korem ditempatkan di wilayah berbeda,” jelasnya.
Pangdam berharap pembangunan tersebut tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di Kabupaten Parimo.

